Breaking News
Loading...
Rabu, 06 Januari 2010

Teori Big Bang Diragukan : Semesta Tak Memiliki Awal dan Akhir

Apa yang bakal terjadi jika teori Big Bang itu ternyata salah" Bagaimana jika ternyata semesta tidak pernah memiliki awal dan akhir" Dua ahli fisika, yakni Paul Steinhardt dari Princeton University dan Neil Turok dari Cambridge University memunculkan pertanyaan ini lewat konsep baru yang mereka tawarkan.
Teori Big Bang, selama beberapa dekade, dipercaya memberikan penjelasan paling masuk akal tentang kelahiran alam semesta. Teori ini menerangkan bahwa semesta lahir sekitar 14 miliar tahun lalu lewat dentuman besar entitas zat dan energi.
Segera setelah ledakan pertama tersebut, semesta meluas dengan cepat, dalam sebuah fenomena yang disebut para astronom sebagai inflasi. Proses perluasan semesta berlanjut dengan periode sangat singkat dan pendinginan sangat cepat, diikuti dengan ekpansi yang lebih tenang. Big Bang menjadi awal pembentukan ruang dan waktu.
Tapi model tersebut, dalam kaca mata Steinhardt dan Turok, memiliki beberapa kekurangan. Model tersebut tidak dapat menerangkan apa yang terjadi sebelum Big Bang dan menjelaskan hasil akhir dari semesta.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer
Obrolan