Breaking News
Loading...
Minggu, 09 Mei 2010

Sebanyak 13,47 Persen Siswa SMP Kalimantan Tengah Tidak Lulus

TEMPO/Eko Siswono Toyudho
TEMPO Interaktif, Palangkaraya - Setelah mundur sehari dari jadwal semula, pengumuman kelulusan siswa sekolah menengah pertama Kalimantan Tengah baru dilakukan hari ini (8/5). Dari 30.525 siswa SMP/MTs/SMPT se-Kalimantan Tengah yang mengikuti ujian nasional tahun ajaran 2009/2010, sebanyak 26.413 siswa (86,53 persen) dinyatakan lulus ujian nasional dan sebanyak 4.112 siswa (13,47 persen) siswa harus mengikuti ujian nasional ulang.

Kepala Dinas Pendidkan Kalimantan Tengah Hardy Rampay di Palangkaraya, Sabtu(8/5), mengatakan siswa yang dinyatakan tidak lulus masih bisa ikut ujian ulang. Ujian ulang akan diadakan dilaksanakan pada 17-20 Mei mendatang.
Menurut Hardy, nilai rata-rata kelulusan Kalimantan Tengah untuk kelulusan siswa SMP mengalami kenaikan dan di atas rata-rata nasional. “Untuk nilai rata-rata kelulusan SMP, MTs, SMPT Kalteng mencapai 6,82 (atau) di atas rata-rata nasional yang mencapai 6,50,” ujar Hardy.
Hardy mengakui pengumuman kelulusan ujian nasional untuk tingkat SMP sederajat di Kalimantan Tengah terlambat dari jadwal semula Jumat, menjadi Sabtu. Menurut Hardy, pihaknya belum bisa mengumumkan hasilnya karena perhitungan beberpa sekolah masih belum selesai. Namun masalah ini sudah bisa atasi dan pengumuman ujian nasional bisa umumkan hari ini.

Kepala Bidang Standar Nasional Pendidikan Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Slamet Winaryo kepada sejumlah wartawan, Jumat (7/5), mengatakan masalah yang dihadapi hingga pengumuman diundur karena daftar kolektif hasil ujian nasional tak bisa diakses akibat permasalahan sistem sehingga data yang dikirim tidak lengkap.

“Sebenarnya hasil UN sudah dikirim dari Jakarta, namun setelah dicek kembali ternyata ada sejumlah sekolah yang bermasalah dan perlu perbaikan data sehingga terpaksa dikirim lagi ke Jakarta. Hasilnya kemungkinan paling lambat kami terima sore ini,” kata Slamet.

Slamet juga mengungkapkan, sekolah yang bermasalah jumlahnya lebih 20 sekolah yang terdapat di delapan kabupaten, diantaranya, Palangkaraya 10 sekolah, Kotawaringin Timur1, Seruyan 4, Kapuas 4, sedangkan sisanya di Kabupaten Murung Raya, Barito Timur, Katingan serta Kobar.

1 komentar:

 
Toggle Footer
Obrolan