Breaking News
Loading...
Rabu, 02 Desember 2009

Tuyul Gentayangan Terekam Warga

Bogor - Surya- Video rekaman penampakan sesosok mahluk yang diduga tuyul membuat geger warga Bogor. Rekaman itu dengan cepat menyebar melalui handphone.

Rekaman video tersebut dibuat oleh seorang remaja SMP di dekat rumahnya di daerah Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, sekitar 6 bulan lalu. Namun hingga kini penampakan tuyul itu masih ramai menjadi perbincangan warga. Apalagi, salah satu remaja yang terekam dalam video itu langsung jatuh sakit selama 3 bulan.

“Kejadiannya sih sudah lama, sekitar enam bulan lalu. Saat itu tiga anak SMP sedang main gitar di teras rumahnya. Kemudian salah satu temannya merekam kedua rekannya yang sedang main gitar dan bernyanyi itu. Tiba-tiba, dalam rekaman itu muncul sesosok makhluk menyerupai tuyul,” ujar seorang warga yang minta namanya tidak disebutkan, akhir pekan lalu.

Warga itu mengatakan, setelah rekaman tersebut, salah satu remaja bernama Didi, langsung jatuh sakit selama tiga bulan. Menurut orang pintar yang menyembuhkan Didi, sakitnya siswa SMP itu akibat kemunculan tuyul dalam rekaman yang dibuat temannya melalui ponsel tersebut. “Makanya sejak itu keluarga Didi menolak menceritakan kembali soal kejadian itu, karena takut sakit anaknya kembali kambuh,” katanya.

Hebohnya rekaman video tuyul itu juga diakui Indrajaya, 32, warga Kotabatu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Ia mengatakan, rekaman itu dia terima sekitar Mei lalu. Saat itu dia tidak menyangka kalau rekaman itu dibuat di daerah Sukamantri. “Justru saya dapat rekaman ini dari teman saya yang kerja di Jakarta. Katanya kejadian ini terjadi di Cianjur, makanya saya kaget pas tahu ternyata kejadiannya nggak jauh dari rumah saya,” katanya.
Dalam rekaman berdurasi 2:44 detik itu terlihat dua remaja main gitar sambil bernyanyi. Dilihat dari rekaman yang gambarnya tidak terlalu jelas itu, dua remaja itu bermain gitar di teras rumah. Tidak diketahui teras rumah siapa tempat mereka berkumpul.
Saat rekaman pada detik ke-44, tiba-tiba muncul sesosok makhluk dari belakang kedua remaja itu sambil berjalan merangkak. Tubuhnya kurus dengan tangan panjang dan kepala botak. Remaja yang merekam gambar itu langsung berteriak kepada dua temannya mengunakan bahasa Sunda. “Di..di aya tuyul din tukangeun sia,” teriak remaja itu sambil berteriak memberitahukan kepada Didi dan rekannya yang saat itu sedang bernyanyi.
Dalam rekaman itu Didi dan temannya sempat melihat ke belakang, namun dia tidak melihat sosok makhluk seperti yang diucapkan temannya itu. Sekitar 10 detik kemudian, sosok makhluk itu menghilang. Namun, tiba-tiba muncul lagi persis di hadapan handphone yang digunakan untuk merekam. Selanjutnya sosok menyeramkan itu kembali menghilang dan muncul lagi di lokasi berbeda hanya berjarak sekitar dua meter dari ketiga remaja itu.
Dari data video itu, rekaman tersebut dibuat tangal 25 April 2009 sekitar pukul 22.45, dengan durasi 2:44 detik.

Ditangkap
Tuyul dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala gundul. Penggambaran lainnya yang tidak disepakati semua orang adalah kulit berwarna keperakan, bersifat sosial (dalam pengertian memiliki masyarakat dan pemimpin), serta bersuara seperti anak ayam. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan manusia untuk alasan tertentu, terutama untuk mencuri (uang).

Warga di Perum Puri Nirwana 1 Bogor terpaksa meminta bantuan H Udin, seorang kiai yang bermukim di Jalan Swadaya Kebon Kopi RT 04/10 Pabuaran Cibinong, Bogor. Dari bantuan H Udin, warga akhirnya percaya, karena mereka sering kehilangan uang akhirnya terbukti dengan ditangkapnya dua tuyul berukuran besar dan kecil.

H Udin yang biasa disapa Abah ini mengaku, sebelum menerima permintaan warga Puri Nirwana melalui Hasan, yang juga temannya, ia terlebih dahulu melakukan salat. Setelah itu baru ia mendatangi lokasi. Di sini, lagi-lagi dirinya melakukan ritual khusus untuk mengetahui keberadaan tuyul tersebut.
Dua tuyul yang ditangkap pada Jumat 27/11) malam itu, kini masih berada dalam sebuah botol besar berwarna putih. Sebelum dua tuyul masuk dalam perangkap, Abah terlebih dulu menggoyang botol yang mengeluarkan asap putih.

Saat digoyang, botol tersebut terliaht terasa ringan. Namun beberapa menit kemudian, botol terasa berat. Bahkan Abah terlihat berkeringat, walau suasana saat itu tengah turun hujan. Abah lalu menyampaikan kepada warga, bahwa tuyul sudah masuk dalam perangkapnya.

Terlihat sepintas, memang ada dua bayangan dalam botol. Dua mahluk yang diakui Abah sebagai tuyul itu berukuran besar dan kecil. Tuyul-tuyul itu masih berada di rumah H Udin. Rencananya warga akan melakukan ritual , untuk selanjutnya melepas kedua mahluk tersebut ke alamnya. warkot/wid

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer
Obrolan