Search Engine atau “mesin pencari” tentu bukanlah hal yang asing bagi anda, hampir semua orang yang sudah biasa menggeluti dunia online pernah menggunakanya. Untuk dapat mencari data/informasi tertentu dengan cepat maka kita menuliskan kata kunci di mesin pencari ini.
Karena begitu vitalnya maka kehadiranya dalam blog yang anda bangun menjadi sangat penting pula. Supaya anda bisa memasang search engine diblog maka berikut ini saya sajikan tahapan caranya:
1. Login ke blogger
2. Klik Layout terus pilih page elements, disitu ada tulisan Add a page elements klik link tersebut
3. Selanjutnya sesuaikan dimana tempat untuk diletakkan search engine tersebut.
4. Lalu pada layar baru yang muncul pilih HTML/Javascript
5. Kemudian copy/paste script/kode berikut ini di dalam kolom.
Ganti nama-blog dengan nama blog yang anda miliki. Angka 35 menunjukkan panjang kotak (text box) semakin banyak angkanya maka semakin panjang textbox-nya, anda bisa menyesuaikanya kemudian.
Proses pemasangan selesai, demikian paparan saya saya ucapkan selamat mencoba.
Rabu, 16 Juni 2010
Kontak kami/ hubungi jika ada masukan dari anda
Muhammad Kennedy
No hp : +62877-9-222-0100
Email :* kennedytriz@ymail.com
* muhammadkennedy001@gmail.com
Twitter : @muhammadkennedy
Facebook : kennedytriz@ymail.com atau
http://www.facebook.com/muhammadkennedy
No hp : +62877-9-222-0100
Email :* kennedytriz@ymail.com
* muhammadkennedy001@gmail.com
Twitter : @muhammadkennedy
Facebook : kennedytriz@ymail.com atau
http://www.facebook.com/muhammadkennedy
Kamis, 10 Juni 2010
10 kota Peradaban yang hilang & Paling termahsyur
1. Machu Picchu (Peru) : the lost city of Incas
Machu Picchu (Gunung Tua) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. Machu Picchu berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco.
Machu Picchu (Peru) : the lost city of Incas
Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III yang menemukannya pada 1911.
Angkor Wat (Kamboja) : the world’s largest religious temple
2. Angkor Wat (Kamboja) : the world’s largest religious temple
Angkor adalah sebuah rangkaian lokasi ibu kota Kerajaan Khmer dalam periode lama dari abad ke-9 sampai abad ke-15 Masehi. Puingnya terletak di hutan dan tanah perladangan di utara Danau Besar Tonle Sap, dekat Siem Reap, Kamboja sekarang ini, dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Kuil-kuil di Angkor Wat, sekarang sebagian besar telah dipugar, merupakan bagian dari contoh arsitektur Khmer.
Mesir Kuno
3. Mesir Kuno adalah suatu peradaban kuno di bagian timur laut Afrika. Peradaban ini terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil yang mencapai kejayaannya pada sekitar abad ke-2 SM, pada masa yang disebut sebagai periode Kerajaan Baru. Daerahnya mencakup wilayah Delta Nil di utara, hingga Jebel Barkal di Katarak Keempat Nil. Pada beberapa zaman tertentu, peradaban Mesir meluas hingga bagian selatan Levant, Gurun Timur, pesisir pantai Laut Merah, Semenajung Sinai, serta Gurun Barat (terpusat pada beberapa oasis).
Peradaban Mesir Kuno berkembang selama kurang lebih tiga setengah abad. Dimulai dengan unifikasi awal kelompok-kelompok yang ada di Lembah Nil sekitar 3150 SM, peradaban ini secara tradisional dianggap berakhir pada sekitar 31 SM, sewaktu Kekaisaran Romawi awal menaklukkan dan menyerap wilayah Mesir Ptolemi sebagai bagian provinsi Romawi. Walaupun hal ini bukanlah pendudukan asing pertama terhadap Mesir, periode kekuasaan Romawi menimbulkan suatu perubahan politik dan agama secara bertahap di Lembah Nil, yang secara efektif menandai berakhirnya perkembangan peradaban independen Mesir.
Petra (Yordania) : stones structure carved into rocks
4. Petra (Yordania) : stones structure carved into rocks
Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘batu’. Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan.
Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter.
Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan pada 9 SM-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir
Palmyra (Syria) : the bride of desert
5. Palmyra (Syria) : the bride of desert
Palmyra dulunya adalah kota penting di Syria, terletak di daerah oasis 215 km timur laut Damascus. Dahulu dikenal dgn nama Tadmor (bhs Arab). Kota ini dulu terletak dekat sumber mata air panas, Afga, dan merupakan tempat singgah ideal bagi para kelompok pengelana dari Iraq – Al-Sham (skrng Syria, Lebanon, Holy Land, Jordan). Lokasinya yg strategis membuat Palmyra menjadi kerajaan terkenal dan makmur pada jamannya abad 2 SM.
Pompeii (Italy) : buried by volcanoPompeii
6. Pompeii (Italy) : buried by volcanoPompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
Palenque (Mexico) : one of Mayan’s most exquisite cities
7. Palenque (Mexico) : one of Mayan’s most exquisite cities
Palenque adalah kota peninggalan bersejarah suku Maya yg berlokasi di kaki gunung Tumbala, Chiapas, Mexico. Kota bersejarah ini tidak terlalu besar tetapi di dalamnya memiliki bangunan2 dengan arsitektur indah, patung2, ukir2an yg dibuat oleh suku Maya.
Vijayanagar (India)
8. Vijayanagar (India) : capital of one of the largest Hindu templeKerajaan Vijayanagar adalah sebuah kerajaan India, sejak 1336 dan terletak di Deccan, India Selatan. Kerajaan Vijayanagar ditemukan oleh Harihara (Hakka) dan saudaranya Bukka Raya. Kerajaan ini diberi nama sesuai dengan nama ibukotanya, kini namanya berubah menjadi Hampi di Karnataka, India. Kerajaan ini berdiri mulai thn 1336 dan berakhir pd thn 1660.
Ephesus (Turkey) : one of the most important cities of early Christianity
9. Ephesus (Turkey) : one of the most important cities of early Christianity
Ephesus (Efes bhs Turkey), kota yg membentang sepanjang 3 km di bagian selatan kota Selcuk, provinsi Izmir, Turkey. Kota ini dulunya merupakan pusat perdagangan dan pusat agama Kristen sampai sekarang. Reruntuhan Ephesus merupakan salah satu obyek wisata favorit di Turkey.
Sanchi (India) : the best preserved group of Buddhist monuments
10. Sanchi (India) : the best preserved group of Buddhist monuments
Sanchi merupakan komplek monument yg menandakan jaman keemasan Budha di masa Kerajaan Ashoka. Kalau jaman sekarang Sanchi sama dengan stupa, kuil, atau tempat kediaman para biksu. Monumen Sanchi berawal dr abad 3 SM sampai abad 12. Yang paling terkenal dr Sanchi adalah Stupa 1, yg dibangun oleh Raja Mauryan. Monumen ini berisi ukir2an yg bercerita ttg sejarah agama Budha.
sumber: http://maniaknews.blogspot.com/2010/02/sepuluh-peradaban-kota-yang-hilang.html
Machu Picchu (Gunung Tua) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. Machu Picchu berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco.
Machu Picchu (Peru) : the lost city of Incas
Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III yang menemukannya pada 1911.
Angkor Wat (Kamboja) : the world’s largest religious temple
2. Angkor Wat (Kamboja) : the world’s largest religious temple
Angkor adalah sebuah rangkaian lokasi ibu kota Kerajaan Khmer dalam periode lama dari abad ke-9 sampai abad ke-15 Masehi. Puingnya terletak di hutan dan tanah perladangan di utara Danau Besar Tonle Sap, dekat Siem Reap, Kamboja sekarang ini, dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Kuil-kuil di Angkor Wat, sekarang sebagian besar telah dipugar, merupakan bagian dari contoh arsitektur Khmer.
Mesir Kuno
3. Mesir Kuno adalah suatu peradaban kuno di bagian timur laut Afrika. Peradaban ini terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil yang mencapai kejayaannya pada sekitar abad ke-2 SM, pada masa yang disebut sebagai periode Kerajaan Baru. Daerahnya mencakup wilayah Delta Nil di utara, hingga Jebel Barkal di Katarak Keempat Nil. Pada beberapa zaman tertentu, peradaban Mesir meluas hingga bagian selatan Levant, Gurun Timur, pesisir pantai Laut Merah, Semenajung Sinai, serta Gurun Barat (terpusat pada beberapa oasis).
Peradaban Mesir Kuno berkembang selama kurang lebih tiga setengah abad. Dimulai dengan unifikasi awal kelompok-kelompok yang ada di Lembah Nil sekitar 3150 SM, peradaban ini secara tradisional dianggap berakhir pada sekitar 31 SM, sewaktu Kekaisaran Romawi awal menaklukkan dan menyerap wilayah Mesir Ptolemi sebagai bagian provinsi Romawi. Walaupun hal ini bukanlah pendudukan asing pertama terhadap Mesir, periode kekuasaan Romawi menimbulkan suatu perubahan politik dan agama secara bertahap di Lembah Nil, yang secara efektif menandai berakhirnya perkembangan peradaban independen Mesir.
Petra (Yordania) : stones structure carved into rocks
4. Petra (Yordania) : stones structure carved into rocks
Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘batu’. Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan.
Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter.
Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan pada 9 SM-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir
Palmyra (Syria) : the bride of desert
5. Palmyra (Syria) : the bride of desert
Palmyra dulunya adalah kota penting di Syria, terletak di daerah oasis 215 km timur laut Damascus. Dahulu dikenal dgn nama Tadmor (bhs Arab). Kota ini dulu terletak dekat sumber mata air panas, Afga, dan merupakan tempat singgah ideal bagi para kelompok pengelana dari Iraq – Al-Sham (skrng Syria, Lebanon, Holy Land, Jordan). Lokasinya yg strategis membuat Palmyra menjadi kerajaan terkenal dan makmur pada jamannya abad 2 SM.
Pompeii (Italy) : buried by volcanoPompeii
6. Pompeii (Italy) : buried by volcanoPompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
Palenque (Mexico) : one of Mayan’s most exquisite cities
7. Palenque (Mexico) : one of Mayan’s most exquisite cities
Palenque adalah kota peninggalan bersejarah suku Maya yg berlokasi di kaki gunung Tumbala, Chiapas, Mexico. Kota bersejarah ini tidak terlalu besar tetapi di dalamnya memiliki bangunan2 dengan arsitektur indah, patung2, ukir2an yg dibuat oleh suku Maya.
Vijayanagar (India)
8. Vijayanagar (India) : capital of one of the largest Hindu templeKerajaan Vijayanagar adalah sebuah kerajaan India, sejak 1336 dan terletak di Deccan, India Selatan. Kerajaan Vijayanagar ditemukan oleh Harihara (Hakka) dan saudaranya Bukka Raya. Kerajaan ini diberi nama sesuai dengan nama ibukotanya, kini namanya berubah menjadi Hampi di Karnataka, India. Kerajaan ini berdiri mulai thn 1336 dan berakhir pd thn 1660.
Ephesus (Turkey) : one of the most important cities of early Christianity
9. Ephesus (Turkey) : one of the most important cities of early Christianity
Ephesus (Efes bhs Turkey), kota yg membentang sepanjang 3 km di bagian selatan kota Selcuk, provinsi Izmir, Turkey. Kota ini dulunya merupakan pusat perdagangan dan pusat agama Kristen sampai sekarang. Reruntuhan Ephesus merupakan salah satu obyek wisata favorit di Turkey.
Sanchi (India) : the best preserved group of Buddhist monuments
10. Sanchi (India) : the best preserved group of Buddhist monuments
Sanchi merupakan komplek monument yg menandakan jaman keemasan Budha di masa Kerajaan Ashoka. Kalau jaman sekarang Sanchi sama dengan stupa, kuil, atau tempat kediaman para biksu. Monumen Sanchi berawal dr abad 3 SM sampai abad 12. Yang paling terkenal dr Sanchi adalah Stupa 1, yg dibangun oleh Raja Mauryan. Monumen ini berisi ukir2an yg bercerita ttg sejarah agama Budha.
sumber: http://maniaknews.blogspot.com/2010/02/sepuluh-peradaban-kota-yang-hilang.html
Selasa, 08 Juni 2010
Bahan Pangan Olahan, Amankah?
Pangan olahan yang dijual kepada masyarakat belum juga aman. Masih ada produsen pangan yang belum bertanggung jawab akan keamanan pangan yang dijualnya. Sementara kepedulian konsumen masih rendah karena terbatasnya pengetahuan dan rendahnya daya beli.
Hal itu dikemukakan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Kustantinah dalam lokakarya ”Jejaring Promosi dan Keamanan Pangan”, Senin (31/5). Masih ditemukan bahan berbahaya pada makanan yang beredar. Misalnya, bahan berbahaya pengawet, pewarna tekstil, boraks, pemanis buatan, dan bahan berbahaya lain.
”Tahun 2010 ini, periode Januari-April, BPOM mengunjungi 128 sekolah dasar di Jakarta dengan mobil laboratorium keliling yang bisa mendeteksi bahan berbahaya atau tidak. Dari sampel yang diambil, sekitar 21 persen mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.
Bahan berbahaya itu terdapat, antara lain, dalam makanan seperti mi bakso, siomay, kerupuk, dan sirup-sirup berwarna menarik. Makanan itu sering dikonsumsi anak-anak, padahal berdampak buruk pada kesehatan. ”Kami memberikan penyuluhan melalui komite sekolah atau pengawas sekolah agar mereka juga mengawasi,” ujarnya.
Banyak variasi dan luas
Dia mengatakan, kendala pengawasan, antara lain, adalah banyaknya variasi makanan dan luasnya area yang diawasi. Oleh karena itu, sistem pengamanan mesti terpadu. Hal itu membutuhkan kemitraan dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan media massa.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, dari penelitian Organisasi Pangan Dunia, kaum perempuan memproduksi sekitar 70 persen bahan pangan di negara sedang berkembang dan bertanggung jawab atas 50 persen produksi pangan dunia.
”Sekarang peran itu sebagian diambil produsen pangan sehingga lebih efisien, tetapi jadi sulit mengontrolnya,” ujarnya. Menurut dia, perempuan masih dapat berperan dengan mendidik keluarga dan anak untuk mengonsumsi pangan yang aman. Adapun Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Huzna Gustiana mengatakan, tanggung jawab terbesar untuk menjamin keamanan pangan berada di tangan pemerintah dan produsen. (INE)
Waspadai racun di sekitar kita!
poison_signHampir semua produk perawatan (consumer product) yang tersedia ternyata mengandung bahan kimia dan pengawet. Hal ini mengundang perhatian para aktivis lingkungan, ilmuwan, hingga orang biasa yang khawatir dengan efek samping bahan pengawet.
"Boleh dibilang semua produk perawatan mengandung bahan beracun. Kebanyakan memang dalam jumlah sangat kecil untuk menimbulkan bahaya kesehatan. Tetapi, terkadang paparan dalam jumlah sedikit juga bisa mendatangkan dampak yang besar," kata Alan Greene, MD, guru besar klinis bidang anak dari Stanford University dan penulis buku Raising Baby Green.
Ironisnya, karena produk-produk tersebut dianggap aman, penggunaannya pun tak terkendali. "Setiap hari kita terpapar oleh berbagai bentuk bahan kimia, padahal kita belum tahu apa dampaknya bagi kesehatan," kata Rebecca Sutton, PhD, senior ilmuwan dari Environmental Working Group.
The Center for Disease Control (CDC), lembaga pengawasan penyakit AS, saat ini tengah memonitor kadar bahan-bahan kosmetik dan produk perawatan lain dalam darah yang dilakukan secara acak kepada orang-orang Amerika.
Untuk mengetahui bahaya yang mungkin terkandung dalam produk yang biasa kita pakai sehari-hari, simak penjelasan berikut ini:
Phthalates
Phthalates, dibaca Thal-ates, senyawa kimia ini biasanya dipakai untuk memberi efek harum dalam produk sehari-hari. Phthalates ini juga dipakai dalam bahan baku pipa, tirai kamar mandi, vernis, atau lantai vinil.
"Beberapa jenis phthalates diketahui berfungsi seperti hormon dalam tubuh," kata Green. Dalam riset percobaan terhadap hewan diketahui phthalates dalam dosis tinggi mengganggu produksi hormon.
Paparan phthalates dalam dosis kecil di suatu produk memang aman. Tapi faktanya phthalates ada di mana-mana, bahkan dari debu di luar ruangan yang kita hirup. Hasil riset CDC menunjukkan adanya kadar phthalates dosis rendah dalam darah manusia.
Beberapa riset membuktikan paparan phthalates pada manusia mungkin terkait dengan berkurangnya jumlah dan kualitas sperma pada pria. Wanita hamil yang terpapar bahan kimia ini juga diduga menyebabkan perubahan bentuk genital alat kelamin bayi laki-laki.
Sambil menunggu bukti-bukti terbaru dari riset tentang phthalates, tak ada salahnya bila kita mulai mengurangi penggunaan produk yang mengandung bahan ini, khususnya untuk ibu hamil dan anak-anak.
Sayangnya, phthalates seringkali bersembunyi dalam kandungan fragrance atau pengharum, sehingga agak sulit mengetahui produk mana yang mengandung bahan ini. Sebagai opsi, hindari produk yang bebas pengharum atau pilih produk yang memakai minyak esensial, seperti lavender atau citrus.
Parabens
Bahan kimia ini biasanya dipakai sebagai bahan pengawet kosmetik untuk mencegah pertumbuhan mikroba dan melindungi kosmetik dari kontaminasi bakteri atau jamur. Hampir semua kosmetik, mulai dari pelembap, perawatan rambut, produk untuk pencukur janggut, hingga makanan dan obat, mengandung parabens.
Parabens bekerja seperti hormon estrogen dalam tubuh, meski dampaknya ringan. Sebuah riset menunjukkan ditemukannya parabens dalam jaringan tisu contoh tumor payudara, tetapi studi tidak menyebutkan bahwa parabens menyebabkan kanker.
Para ilmuwan dari FDA menyatakan parabens aman, tetapi masih dibutuhkan penelitian lanjutan. Sebagai konsumen, tak ada salahnya kita berhati-hati. Periksa label bahan yang dipakai dalam produk. Sebaiknya pilih yang tidak mengandung paraben, seperti methylparaben, butylparaben, atau propylparaben.
Musk
Wangi musk yang lembut memang jadi favorit banyak orang. Namun, aroma musk yang kini banyak dipakai dalam berbagai produk dibuat dari sintesa bahan kimia di laboratorium.
Selain dipakai dalam produk parfum, nitro musk dan polycyclic musk juga dipakai dalam produk pencuci pakaian. Penelitian yang dilakukan pada tahun 1990 menunjukkan penggunaan musk sintetis bisa menyebabkan efek racun di tubuh dan merusak jaringan tisu.
Setelah studi tersebut, para produsen memang mengurangi kadar penggunaan musk dalam produknya. Tetapi kini musk tetap dipakai dalam produk kebersihan, seperti pelembut pakaian, sabun cuci, hingga parfum.
Musk sintetis yang paling banyak dipakai adalah jenis Tonalid dan Galaxolide. Sayangnya dua produk ini sering tersembunyi dalam kata fragrance di label produk. Bila Anda ingin menghindarinya, pilih produk tanpa parfum atau pilih produk yang menulis lengkap kandungannya.
Hal itu dikemukakan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Kustantinah dalam lokakarya ”Jejaring Promosi dan Keamanan Pangan”, Senin (31/5). Masih ditemukan bahan berbahaya pada makanan yang beredar. Misalnya, bahan berbahaya pengawet, pewarna tekstil, boraks, pemanis buatan, dan bahan berbahaya lain.
”Tahun 2010 ini, periode Januari-April, BPOM mengunjungi 128 sekolah dasar di Jakarta dengan mobil laboratorium keliling yang bisa mendeteksi bahan berbahaya atau tidak. Dari sampel yang diambil, sekitar 21 persen mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.
Bahan berbahaya itu terdapat, antara lain, dalam makanan seperti mi bakso, siomay, kerupuk, dan sirup-sirup berwarna menarik. Makanan itu sering dikonsumsi anak-anak, padahal berdampak buruk pada kesehatan. ”Kami memberikan penyuluhan melalui komite sekolah atau pengawas sekolah agar mereka juga mengawasi,” ujarnya.
Banyak variasi dan luas
Dia mengatakan, kendala pengawasan, antara lain, adalah banyaknya variasi makanan dan luasnya area yang diawasi. Oleh karena itu, sistem pengamanan mesti terpadu. Hal itu membutuhkan kemitraan dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan media massa.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, dari penelitian Organisasi Pangan Dunia, kaum perempuan memproduksi sekitar 70 persen bahan pangan di negara sedang berkembang dan bertanggung jawab atas 50 persen produksi pangan dunia.
”Sekarang peran itu sebagian diambil produsen pangan sehingga lebih efisien, tetapi jadi sulit mengontrolnya,” ujarnya. Menurut dia, perempuan masih dapat berperan dengan mendidik keluarga dan anak untuk mengonsumsi pangan yang aman. Adapun Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Huzna Gustiana mengatakan, tanggung jawab terbesar untuk menjamin keamanan pangan berada di tangan pemerintah dan produsen. (INE)
Waspadai racun di sekitar kita!
poison_signHampir semua produk perawatan (consumer product) yang tersedia ternyata mengandung bahan kimia dan pengawet. Hal ini mengundang perhatian para aktivis lingkungan, ilmuwan, hingga orang biasa yang khawatir dengan efek samping bahan pengawet.
"Boleh dibilang semua produk perawatan mengandung bahan beracun. Kebanyakan memang dalam jumlah sangat kecil untuk menimbulkan bahaya kesehatan. Tetapi, terkadang paparan dalam jumlah sedikit juga bisa mendatangkan dampak yang besar," kata Alan Greene, MD, guru besar klinis bidang anak dari Stanford University dan penulis buku Raising Baby Green.
Ironisnya, karena produk-produk tersebut dianggap aman, penggunaannya pun tak terkendali. "Setiap hari kita terpapar oleh berbagai bentuk bahan kimia, padahal kita belum tahu apa dampaknya bagi kesehatan," kata Rebecca Sutton, PhD, senior ilmuwan dari Environmental Working Group.
The Center for Disease Control (CDC), lembaga pengawasan penyakit AS, saat ini tengah memonitor kadar bahan-bahan kosmetik dan produk perawatan lain dalam darah yang dilakukan secara acak kepada orang-orang Amerika.
Untuk mengetahui bahaya yang mungkin terkandung dalam produk yang biasa kita pakai sehari-hari, simak penjelasan berikut ini:
Phthalates
Phthalates, dibaca Thal-ates, senyawa kimia ini biasanya dipakai untuk memberi efek harum dalam produk sehari-hari. Phthalates ini juga dipakai dalam bahan baku pipa, tirai kamar mandi, vernis, atau lantai vinil.
"Beberapa jenis phthalates diketahui berfungsi seperti hormon dalam tubuh," kata Green. Dalam riset percobaan terhadap hewan diketahui phthalates dalam dosis tinggi mengganggu produksi hormon.
Paparan phthalates dalam dosis kecil di suatu produk memang aman. Tapi faktanya phthalates ada di mana-mana, bahkan dari debu di luar ruangan yang kita hirup. Hasil riset CDC menunjukkan adanya kadar phthalates dosis rendah dalam darah manusia.
Beberapa riset membuktikan paparan phthalates pada manusia mungkin terkait dengan berkurangnya jumlah dan kualitas sperma pada pria. Wanita hamil yang terpapar bahan kimia ini juga diduga menyebabkan perubahan bentuk genital alat kelamin bayi laki-laki.
Sambil menunggu bukti-bukti terbaru dari riset tentang phthalates, tak ada salahnya bila kita mulai mengurangi penggunaan produk yang mengandung bahan ini, khususnya untuk ibu hamil dan anak-anak.
Sayangnya, phthalates seringkali bersembunyi dalam kandungan fragrance atau pengharum, sehingga agak sulit mengetahui produk mana yang mengandung bahan ini. Sebagai opsi, hindari produk yang bebas pengharum atau pilih produk yang memakai minyak esensial, seperti lavender atau citrus.
Parabens
Bahan kimia ini biasanya dipakai sebagai bahan pengawet kosmetik untuk mencegah pertumbuhan mikroba dan melindungi kosmetik dari kontaminasi bakteri atau jamur. Hampir semua kosmetik, mulai dari pelembap, perawatan rambut, produk untuk pencukur janggut, hingga makanan dan obat, mengandung parabens.
Parabens bekerja seperti hormon estrogen dalam tubuh, meski dampaknya ringan. Sebuah riset menunjukkan ditemukannya parabens dalam jaringan tisu contoh tumor payudara, tetapi studi tidak menyebutkan bahwa parabens menyebabkan kanker.
Para ilmuwan dari FDA menyatakan parabens aman, tetapi masih dibutuhkan penelitian lanjutan. Sebagai konsumen, tak ada salahnya kita berhati-hati. Periksa label bahan yang dipakai dalam produk. Sebaiknya pilih yang tidak mengandung paraben, seperti methylparaben, butylparaben, atau propylparaben.
Musk
Wangi musk yang lembut memang jadi favorit banyak orang. Namun, aroma musk yang kini banyak dipakai dalam berbagai produk dibuat dari sintesa bahan kimia di laboratorium.
Selain dipakai dalam produk parfum, nitro musk dan polycyclic musk juga dipakai dalam produk pencuci pakaian. Penelitian yang dilakukan pada tahun 1990 menunjukkan penggunaan musk sintetis bisa menyebabkan efek racun di tubuh dan merusak jaringan tisu.
Setelah studi tersebut, para produsen memang mengurangi kadar penggunaan musk dalam produknya. Tetapi kini musk tetap dipakai dalam produk kebersihan, seperti pelembut pakaian, sabun cuci, hingga parfum.
Musk sintetis yang paling banyak dipakai adalah jenis Tonalid dan Galaxolide. Sayangnya dua produk ini sering tersembunyi dalam kata fragrance di label produk. Bila Anda ingin menghindarinya, pilih produk tanpa parfum atau pilih produk yang menulis lengkap kandungannya.
BAHAN KIMIA BERBAHAYA DAN BERACUN DALAM PANGAN
BAHAN KIMIA BERBAHAYA DAN BERACUN DALAM PANGAN
I.PENDAHULUAN
Pangan adalah segala sesuatu yanga berasal dari sumber hayati dan air,baik yang diolah maupun tidak diolah,yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia,termasuk didalamnya adalah bahan tambahan pangan,bahan baku pangan, dan bahan lain yang sengaja ataupun tidak senagja bercampur dengan makanatau minuman tersebut.
Berdasarkan cara perolehannya,pangan dapat dibedakan menjadi tiga :
Pangan Segar
Pangan segar adalah pangan yang belum mengalami pengolahan.Pangan segar dapat dikonsumsi langsung ataupun tidak langsung,yakni dijadikan bahan baku pengolahan pangan.
Pangan Olahan
Pangan olahan adalah makanan atau minuman hasil proses pengolahandengan cara metode tertentu dengan ataupun tanpa bahan tambahan,misalnya: teh manis,nasi,pisang goring dan sebaginya.Pangan olahan bias dibedakan lagi menjadi olahan siap saji dan tidak siap saji.
Pangan olahan siap saji adalah makanan dan minuman yang sudah diolah dan sipa disajikan ditempat usaha atau diluar tempat usaha / dasar pesanan.
Pangan olahan tidak siapsaji adalah makanan atau minuman yang sudah mengalami proses pengolahan,akan tetapi masih memerlukan tahapan pengolahan lanjutan untuk dapat dimakan atau diminum.
Pangan Olahan tertentu
Pangan olahan tertentu adalah pangan olahan yang diperuntukkan bagi kelompok tertentu dalam upaya memelihara atau meningkatkan kualitas kesehatan,misalnya susu rendah lemak untuk orang diet lemak.
Apapun jenis pangan,produksi pangan merupakan kegiatan atau prose menghasilkan,menyiapkan,mengoalh,membuat,mengawetkan,mengemas,mengemas kembali dan atau mengubah bentuk pangan.Setiap usaha produksi pangan harus bertanggung jawab dalam penyelenggaraan kegiatan proses produksi atau rantai panganyang meliputi proses prosuksi, penyuimpanan, pengangkutan, dan peredaran pangan.
Dalam setiap produksi yang menghasilkan pangantidak lepas dari proses diatas dan proses proses tersebut selalu berkaitan dengan variable variable lain yaitu bahanbahan kimia untuk membantu proses, misalnya pada proses pengolahan sering digunakan bahan tambahan pangan (BTM) seperti pengawet makanan, pewarna makanan,zat anti kempal dan lain lain.Selain itu dalm proses peredaran semisal makanan basah (kue,gorengan, dll) yang dijual di pinggir jalan yang ramai dengan kendaraan bermotor sangat mungkin terkontaminasi dengan zat zat kimia polutan hasil pembakaran kendaraan.
Akan tetapi hal hai tetsebut bukan lah suatu halangan bagi manusia untuk selalu mengkonsumsi makanan ( pangan ) karena makan adalah kebuthan pokok manusia.Setiap hari manusia harus makan untuk memberi tenaga pada tubuh.Kebutuhan pokok manusia akan pangan menuntut manusia untuk memperhatikan hal hal berikut dalamprose produksi makanan,yaitu :
Mencegah tercemarnya makan oleh cemaran biologi,kimia dan benda lain yang dpat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan konsumen.
Mematikan atau mencegah hidupnya jasad renik pathogen serta mengurangi jumlah jasad renik lainnya.
Mengendalikan proses antara lain bahan baku, penggunaan bahan tambahan makanan, pengolahan, pengemasan,penyimpanan,dan pengngkutan serta cara penyajian.
II.INTI
A.Penyebab Terkontaminasinya Pangan Oleh Bahan Kimia Beracun
Penyediaan Bahan Baku
Suatu produk makananbisa terkontaminasi bahan kimia beracun berawal dari penyediaan bahan baku.Bahan baku makanan yang kebanyakan merupakan hasil dari proses penanaman ( tumbuhan ).Semakin berkembangnya zaman, dalam prosespenanaman suatu bahan pangan tidak lepas dari berbagaizat kimia seperti pupu, ataupun obat anti hama.
Penggunaan pupuk dalm proses penanaman adalh salah satu factor yang menyebabkann terakumulasinya bahan kimia beracun dalam bahan pangan.pupuk pupuk sintesis yang banyak digunakansaat ini merupakan factor yang dominan.Misalnya pupuk puk sintesis yang mengandung bahan kimia beracun antara lain DDT.Panggunaan DDT dalam proses pemupukan menimbulkan efek yang dasyat pada tanaman.Selain DDT penggunaan pupuk sintesis seperti ureu NPK, ZA juga menambah jumlah akumulasi zat kimia beracun di dalam tanaman
DDT
Rumus struktur
Kandungan kimia keseluruhan
Guna (Dampak pada tanah )
Proses akumulasi dan lama waktu
Kadar maksimum hubungan dengan kadar dipasaran (kadar penyemprotan di masyarakat hungan dengan kadar maksimum yang sehat)
Bahaya
Urea
Rumus struktur
Kandungan kimia keseluruhan
Guna (Dampak pada tanah )
Proses akumulasi dan lama waktu
Kadar maksimum hubungan dengan kadar dipasaran (kadar penyemprotan di masyarakat hungan dengan kadar maksimum yang sehat)
Bahaya
NPK
Rumus struktur
Kandungan kimia keseluruhan
Guna (Dampak pada tanah )
Proses akumulasi dan lama waktu
Kadar maksimum
Bahaya
ZA
Rumus struktur
Kandungan kimia keseluruhan
Guna (Dampak pada tanah )
Proses akumulasi dan lama waktu
Kadar maksimum hubungan dengan kadar dipasaran (kadar penyemprotan di masyarakat hungan dengan kadar maksimum yang sehat)
Bahaya
Secara umum pupuk merupakan bahan kimia yang terakumulasi ke tamnaman melalui akar,pupuk yang meresap ke dalam tanah diserap oleh serabut akar bersamaan dengan penyerapan mineral.
Penggunaan obat anti hama juga merupakan factor yang menyebabkan terakumulasinya zat zat kimia beracun dalam bahan makanan.Akan tetapu mekanisme secara umum berbeda dengan pupuk.Obat anti hama yang biasanya diberikan dengan cara penyemprotan memudahkan bahan bhan kimia tersaebut terakumulasi dalam tubuh tumbuhan melalui pori pori daun ( stomata, lenti sel )
Macam macam obat anti hama yang berpotensi mengakumulasi senyawa kimia beracun dalam tanaman antara lain :
Insektisida
Contoh jenis insektisida
Rumus struktur
Proses akumulasi
Bahaya
Herbisida
Contoh jenis insektisida
Rumus struktur
Proses akumulasi
Bahaya
Fungisida
Contoh jenis insektisida
Rumus struktur
Proses akumulasi
Bahaya
Proses Pengolahan
Tahap proses pengolahan pangan merupakan tahap yang paling potensial untukbercampunrnya pangan dengan bahan bahan kimia berbahaya karena pada proses ini sering ditambahkan bahan tambahan pangan( BTP ).
Bahan tambahan pangan secara umum adalah bahan yang biasanya tidak digunsksn sebagai makanan dan biasanya bukan merupaan komponen khas makanan,mempunyai atau tidak mempunyai nilai gizi, yang dengan sengaja ditambahkan ke dalam makanan untuk maksud teknologi pengolahan.
Tujuan penggunaan bahan tambahan pangan adalah dapat meningkatkan atau mempertahankan nilai gizi, dan kualitas daya simpan, membuat bahan pangan mudah dihidangkan, serta mempermudah preparasi bahan pangan.pada umumnya bahan tambahan pangan dapat dibagi menjadi dua golongan besar,yaitu sebagai berikut
Bahan tambahn pangan yang sengaja ditambahkan dengan sengaja ke dalam makan, dengan mengetahui komposisi bahan tersebut dan maksud penambahan itu dapat memperthankan kesegaran, cita rasa, dan membantu pengolahan, sebagai contoh pengawet,pewarna, dan pengeras.
Bahan tambahan pangan yang tidak sengaja ditambahkan, yaitu bahan yang tidak mempunyai fungsi dalam makanan tersebut,terdapat secara tidak sengaja,baik dlam jumlah sedikit atau cukup banyak akibat perlakuan selama proses produksi atau pengolahan.Bahan ini dapat pula merupakan residu atau kontaminan dari bahan yang sengaja ditambahkan untuk tujuan produksi bahan mentah atau penanganannya yang masih terus terbawa ke dalam makanan yang akandikonsumsi, misalnya residu pestisida.
Jenis bahan tambahan pangan ada dua jenis yaitu GRAS ( General Rocognized as Safe), zat ini aman dan tidak berefek toksisk misalnya gula ( glukosa ). Sedangkan jenis lainnya yaitu ADI (Acceptable Daily Intake ) jenis ini selalu ditetapkan batas penggunaan hariannya ( daily Intake ) demi menjaga melindungi kesehatan konsumen.
Secara hokum bahan tambahan pangan ada dua kategori, bahan tambahan pangan yang diijinkan dan bahan tambahan pangan yang dilarang.
Bahan tambahan pangan yang diijinkan ialah bahan tambahan pangan yang masih diijinkan untuk ditambahkan dalam bahan pangan sesuai denga hokum atau peraturan denga syarat di bawah ambang batas.pada dasarnya bahan bahn ini tidak menimbulkan efek racun yang signifikan selama tidak melebihi ambang batas.Bahan bahan tersebut antara lain
Bahan Pengawet Pangan
Bahan pengawet akan menghambat atau membunuh mikroba yang penting dan kemudian memecah senyawa berbahaya menjadi tidak berbahaya dan tidak toksik.Bahan pengawet akan memengaruhi dan menyeleksi jenis mikroba yang dapat hidup pada kondisi tersebut.Derajat penghambatan terhadap kerusakan bahan pangan oleh mikroba bervariasi dengan jenis bahan pengawet yang digunakan dan besarnya penghambatan ditentukan oleh konsentrasi bahan pengawet yang digunakan.
Bahan pengawet ada dua macam yaitu pengawet organic dan pengawet anorganik.
Pengawet Organik
Pemakaian bahn pengawet satu sisi menguntungkan karena dengan bahan pengawet bahan pangan dapt dibebaskan dari kehidupan mikroba baik yang bersifat pathogen atupun yang nonpatogen yang dapat menyebabkan kerusakan bahan pangan.namun di sisi lain, bahan pengawet pada dasarnya adalah senyawa kimia yang merupakan bahan asing yang masuk bersama bahan pangan yang dikonsumsi.Apabila pemakaian jenis pengawet dan dosisnya tidak diatur maka dapat nenyebabkan kerugian bagi si pemakai,missal keracunan atau yang terakumulasi dalamorgan tubuh dan bersifat karsinogenik.
Bahan bahan pengawet yang sering digunakan dalam makanan dan dapat bersifat racun bagi tubuh antara lain :
Asam benzoate dab garamnya ( Ca, K, dan Na )
Rumus struktur
Metabolisme ini meliputi dua tahap reaksi, pertama dikatalisis oleh enzim syntetase dan pada reaksi kedua dikatalisis oleh enzim acytransferase.
Asam hipurat yang disinpengujiana dalam hati ini,kemudian diekskresikan melalui urin.jadi, di dalam tubuh tidak terjadi penumpukan asam benzoate sisa asam benzoate yang tidak di ekskresi sebagai asam hipurat,dihilangkan toksisitasnya berkonjugasi dengan asam glukoronat dan diekskresi melalui urin.Senyawa ini memberi efek racun yang signifikan pada penderita asma dan orang yang menderita urticaria dan konsumsi dalam numlah besar dapat menyebabkan iritasi lambung.
Asam Sorbat dan garamnya
Rumus struktur
Pada dasarnya asam sorbat memiliki toksisitas yang rendah dan tidak karsinogenik.Akan tetapi apda kondisi suhu dan konsentrasi tinggi asam sorbat dapat bereaksi dengan nitrit membentuk produk mutagen yang tidak terdeteksi di bawah kondisi normal penggunaan,dan asam sorbat bisa memberi efk iritasi kulit apabila langsung mengenai kulit.
Asam Propionat dan garamnya
Rumus struktur
Asam propionate dalam tubuh dimetabolisme menjadi senyawa yang lebih sederhana seperti pada asam lemak menjadi CO2 dan H2O.Berdasarkan laporan sifat racun asam dan garam propionate antara lain, bahwa asam propionate dan garamnya mempunyai aktivitas antihistamin local,sedangkan natrium dan kalium propionate memberi pengaruh penyebab migrant.
Ester dari asam benzoate (paraben)
Ester asam benzoat memberikan gangguan berupa reaksi spesifik.Senyawa metil-p-hidroksi benzoat dan garam natriumnya,memberi efek terhadap kesehatan dengan timbulnya reaksi alergi pada mulut dan kulit.Sedangkan propel-p-hidroksibenzoa dan garam natriumnya terutam bagi penderita asma dan urticaria dan yang sensifif terhadap aspirin akan memberi efek reaksi alergi pada kulit dan mulut.
Pengawet anorganik
Pada kenyataan bahwa semua bahan kimia yang digunakan sebagi bahan pengawet adalh racun,tetapi toksisitasnya sangat ditentukan oleh jumlah yang diperlukan untuk menghasilkan pengaruh atau gangguan kesehatan atau sakit, karena itulah diakan konsep ADI ( acceptable Daily Intake ).Contoh bahan pengawet anorganik antara lain :
*Sulfur oksida ,
sulfur oksida merupakan bahan pengawet yang sangat luas pemakaiannya,namun pada dosis tertentu dapt menimbulkan gangguan pada kesehatan tetapi belum ada pengganti belerang dioksida yang sama efektifnya.Keracunan sulfur dioksida dapat menyebabkan luka usus.dan suatu hasil penelitian menyatakan bahwa anak anak pengidap asma hipersensitivitas atau intolerasnsinya terhadapbahanpengawet lebih kecil dibanding dengan orang dewasa.
*Nitrit
Dalam bahan pangan dalam kondisi tertentu akan terjadi reaksi antara nitrit dan beberapa amin secara alami sehingga membentuk senyawa nitosoamin yang dikenal sebagai senyawa karsinogenik.
Baik dalm pangan maupun pencernaan,senyawa mudah diubah menjadi nitrit,yaitu senyawa yang tergolong racun,khususnya NO yang terserap dalam darah,mengubah hemoglobin darah manusia menjadi nitrose hemoglobin atau methaemoglobin yang tidak berdaya kagi mengngkut oksigen.Kebanyakan methaemoglobin, penderita menjadi pucat,cianosis, sesak nafas, muntah, dan shock.dan bisa mati bila dosis leboih dari 70%.
Daftar bahan pengawet Anorganik yang diizinkan pemakainnya dan dosis maksimum yang diperkenankan olrh DirJen POM ( lampiran peraturan menteri kesehatan RI No 722/Menkes/Per/IX/88.
Daftar bahan pengawet Organik yang diizinkan pemakainnya dan dosis maksimum yang diperkenankan olrh DirJen POM ( lampiran peraturan menteri kesehatan RI No 722/Menkes/Per/IX/88.
Bahan pewarna makanan
Bahan Tambahan Kimia yang dilarang
Berbagai bahan tambahan makanan memiliki efek tertentu terhadap kesehatan.Perlu dibedakan antara toksisitas ( toxicity ) dan bahaya ( hazard ).Toksisitas merupakan kapasitas suatu bahan untuk menghasilkan cacat atau luka ( injury ).Bahaya merupakan kemungkinan timbulnya cacat atau luka akibat penggunaan bahan secara sengaja.Telah diketahui bahwa banyak komponen pangan, baik alami maupun yang ditambahakan bersifat toksik pada kadar tertentu,Bahan tambahan pangan yang bisa menyebabkan kanker pada manusia atau hewan tidak boleh dianggap aman dan evaluasi penelitiann terakhir menunjukkan bahwa bahan tambahan makanan yang berbahay meliputi sifat karsinogenik,mutagenic dan teratogenik disamping toksisitas.Meskipun begitu masih sangat banyak penggunaan bahan tamabahan makanan yang bersifat racun pada berbagai jenis makanan saat ini.dan meskipun telah ditetapkan dalam undang undang tentang pelarangan penggunaan bahan tambahan pangan yang beracun itu hany sekedar peraturan yang masih banyak dilanggar di Indonesia,bahan tambahan pangan yang terlarang ( beracun ) tersebut antara lain :
Asam Borat
Rumus struktur
Asam borat merupakan senyawa bor yang dikenal juga dengan nama borax.Di jawa barat dikenal juga dengan nama” bleng”, di jawa tengah dan jawa timur dikenal denag nama “pijer”.Tujuan penambahan boraks pada proses pengolahan makanan adalh untuk meningkatkan kekenyalan, kerenyahan , serta memberikanras gurih dan kepadatan terutama pada jenis makanan yang mengandung pati.
Komposisi dan bentuk asam borat mengandung 99,0% dan 100,5% H3BO3.mempunyai bonbot molekul 61,83 dengan B = 17,50 %; H = 4,88 %;O = 77,62% berbentuk serbuk hablur Kristal transparan atau granul putih tak berwarna dan tak berbau serta agak manis.
Senyawa asam borat mempunyai sifat sifat kimia sebagi berikut : titik lebur sekitar 1710 C.Larut dalam 18 bagian air dingin, 4 bagian air mendidih, 5 bagian gliserol 85%, dan tak larut dalam eter.Kelarutan dalam air bertambah bila ditambah asam,seperti asm klorida,asam sitrat, atau asam tartrat,mudah menguap dengan pemanasan dan kehilangan satu molekul airnya pada suhu 1000 C yang secara perlahan asam lemah dan garam alkalinya bersifat basa.Satu gram asam borat larut sempurna dalam 30 bagian air, menghasilkan larutan yang jernih tak berwarna.Asam boat tak tercampur dengan alkali karbionat dan hidroksida.
Pada saat ini borax banyak dimanfaatkan untuk tambahan makanan pada lontong agar teksturnya menjadi bagus,pada bakso dimana biasanya berkisar 0,1 – 0,5 % dari berat adonan bakso atau antara 1000 – 5000 ppm,krupuk,pempek,pisang molen,pangsit, tahu, dan bakmi.
Boraks ( barie acid borax Z) biasanya digunakan juga dalm industry gelas, pelican porselin, alat pembersih, dan anti septic.Kegunaan boraks sebenarnya ialah sebagai zat antiseptic, obat pencuci mata ( barie acid 30%), salep ( boorsalp ) untuk menyembuhkan penyakit kulit, salep untuk mengobati bibir ( borak gliserin ), dan pembasmi semut ( barie acid boraks ).
Efek farmakologi dan toksisitas senyawa boron atau asam borat merupakan bakterisida lemah . Larutan jenuhnya tidak membunuh Staphylococcus aureus, Oleh karena toksisitas lemah sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengawet panngan,Walaupun demikian, pemakaian berulang atau absorpsi berlebihan dapat mengakibatkan toksik ( keracunan ). Gejala dapat berupa mual, muntah, diare, suhu tubuh menurun, lemah,sakit kepala, rash erythematous, anoreksia, berat badan menurun, ruam kulit, anemia, dan konvulsi dan bahkan bisa menimbulkan shock.Dan bila dikonsumsi terus menerus bisa menyebabkan gangguan pada gerak pencernaan usus, kelainan pada susunan saraf, depresi, dan kekacaun mental.Dalam jumlah serta dosis tertentu borak bisa menyebabkan degradasi mental,serta rusaknyta saluran pencernaan, ginjal, hati, dan kulit karena boraks cepat terabsorpsi oleh saluran pernapasan dan pencernaan, kulit luka, atau membrane mukosa.Kematian pada orang dewasa dapt terjadi dalam dosis 15 – 25 gram,sedangkan pada anak anak dalam dosis 5 – 6 gram.
Formalin
Rumus struktur
Formalin merupakan gas formaldehid yang tersedia dalam bentuk larutan 40% (40% gas formaldehid dalam air ).Bahan ini dengan mudah dapt diperolah di toko took kimia dengan nama dagang formol, formalin, atau mikrobisida dengan rumus molekul CH2O.Formalin bisa berbentuk cairan jernih, tidak berwarna, dan berbau menusuk,uapnya merangsang selaput lender hidung dan tenggorokan,dan rasa membakar, atau berbentuk tablet dengan berat masing masing 5 gram.Dalam formalin biasanya ditambahkan methanol 10 – 15% untuk menghindari polimerisasi.Bobot tiap milliliter ialah 1,08 gram, dapt bercampur dalam air dan alcohol, tetapi tidak bercampur dalm kloroform dan eter.Menurut Reinolds (1982),formaldehid adalh gas dengan titik didih 210C sehingga tidak dapat disimpan dalm keadaan cair atau gas.dalam perdagangan dijumpai formalin,yaitu larutan formaldehid yang mengandung 34 – 38 % b/b CH2O dengan metal alcohol sebgai stabilisator agar tidak terjadi polimerisasi formaldehid menjadi paraformaldehid yang padat
Formalin sebenarnya adalah bahan pengawet yang digunakan dalam dunia kedokteran, misalnya sebagi bahan pengawet mayat.Bahan ini juga biasa digunakan untuk mengawetkan hewan hewan untuk keperluan penelitian.Selain sebagai pengawet, Formalin juga memiliki fungsi sebagi zat anti septic untuk membunuh mikroorganisme, desinfektan pada kandang ayam dan sebagainya,antihidrolik sehingga bias digunakan sebagai bahn deodorant, bahna campuran dalam pembuatan kertas tisu toilet, bahn baku industry pembuatan lem plywood, resin, maupun tekstil.
Meskipun begitu saat ini formalin disalahgunakan sebagai bahn tamabahn pangan.Para produsen menggunakan formalin sebagai bahan pengawet pada bakmi, ayam potong, tahu, bakso, ikan asin, dan ikan segar.Menurut uji laboratorium bakmi yang diberi tambahn formalin dapat tidak rusak selama dua hari dalam suhu kamar (250C) dan bertahan lebih dari lima belas hari dalam lemari es ( suhu 150 C), secara fisik mie tampak lebih mengkilap dan tidak lengket, tidak dikerumuni lalat dan lebih kenyal.Ciri daging yang diberi formalin secara fisik daging sedikit lebih tegang (kaku), tidak dikerumuni lalat dan dalam uji klinis,jika daging dimasukkan dalam reagen maka akan timbul gelembung gas.Sedangkan dalam tahu dan bakso, formalin menyebabkan tahu bisa tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar ( 25% C) dan bertahn hingga 15 hari dalam lemari es, tekstur keras tetapi tidak padat, terasa kenyal bila ditekan dan tidak dikerumuni lalat.
Formalin member dampak yang sangat membhayakan bagi kesehatan manusia berdasarkan konsentrasi dari subtansi formaldehid yang terdapat di udara dan juga dalam produk produk pangan.Formalinjika dalam konsentrasi yang tinggi dalam tubuh, akan bereaksi secara kimia denagn hamper semua zat kimia di dalm sel dan menyebabkan kematian sel yang menyebabkan keracunan pada tubuh.selain itu, Kandungan formalin yang tinggi dalam tubuh juga meneyebabkan iritasi lambung, alergi, bersifat karsinogenik dan bersifat mutagenic, serta orang yang mengonsumsi akan muntah, diarte bercampur darah, dan kematian yang disebabkan kegagalan dalam peredaran darah.Formalin bila menguap di udara, berupa gas yang tidak berwarna, dengan bau yang tajam menyesakkan sehingga merangsang hidung, tenggorokan dan mata.DepKes RI berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 722/MenKes/Per/IX/88 mendefinisikan bahan tambahan pangan seperti formalin merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang.
Formalin dapat bereaksi dengan cepat pada lapisan lender saluran pencernaan dan saluran pernapasan.Di dalam tubuh bahan ini secara cepat dioksidasi membentuk asam formiat terutama di hati dan sel darah merah.formalin juga menyebabkan degenerasi saraf optic, karena terbentuknya asam format dalam jumlah yang banyak dan asidosis inilah yang menyebabkan timbulnya gejala umum dan dapat menimbulkan kematian.
Khusus mengenai sifatnya yang karsinogenik,formalin termasuk ke dalam karsinogenik golongan IIA yaitu golongan senyawa karsinogenik yang masih dalam tahap diduga karena data hasil uji coba pada manusia masih kurang lengkap.”dalam jumlah sedikit formalin larut dalam air,serta akan dibuang bersama cairan tubuh, itu sebabnya formalin sulit dideteksi keberadaannya di dalam darah.
Dulsin
Rumus struktur
Dulsin atau dulcin juga dikenal dengan nama perdagangan sucrol, valsin merupakan senyawa p-etoxiphenil-urea,p-phenetilurea atau p-phenetolkarbamida dengan rumus C9H12N2O2.Dulsin dalam bahn pangan digunakan sebagi pengganti sukrosa bagi orang yang perlu diet karena dulsin tidak memiliki nilai gizi.
Kristal dulsin membentuk jarum yang mengkilap dan intensitas rasa manisnya sekitar 250 kali ( antara 70 – 350 kali ) dari rasa manis sukrosa.Titik cair ktistal terletak pada suhu 173 -1740 C.Daya larutnya dalam 800 gram air atau 50 bagian air mendidih atau 25 dari alcohol.
Komposisi dan bentuk dulsin secara kimiawi dapt dibuat dari p-phenetidin (C8H11NO) yang direaksikan dengan phosgene (COC12) dan kemudian dengan ammonia atau dapat juga mereaksikan p-phenetidin dengan urea.Mempunyai berat molekul 180,20 dengan pemecahan semprna menghasilkan C = 59,98%,H = 6,72 %, dan O = 17,76%.
Konsumsi dulsin yang berlebihan akan menimbulkan dampak yang membahayakn bagi kesehatn, karena ternyat dosis kematian pada anjing sebesar 1,0 gl/2 kg.
Nitrofurazon
Rumus struktur
Nitrofurazon memiliki rumus kimia C6H6N4O4, dikenal sebagai 2-[(5-nitro-2-furanyl) methylene hydrazinecarboxamide; 5-nitro-2-furaldehid semicarbazone; dan mempunyai nama dagang amifur, furazin, chemofuran, furesol, nifuzon, nitrofural, nitrozone, furacinneten, furacoocid, furasol w,mammex, furaplast, coxistat, aldomycin, nefco, serta vabrocid.
Nitrofurazon digunakn dalm pakan ternak,Pada pangan digunakan sebagai senyawa anti mikroba dan mempunyai komposisi kimia sebagi berikut ; nitrofurazon dibentuk dari 2-formyl-5-nitrofuran dan semicarbazide hydrochloride.Memiliki berat massa 198,14 dengan komposisi C=36,67%, H=3,05%, Dan O = 32,30%.
Nitrofurazon memiliki sifat, berwarna kuning muda, berasa pahit, terukur pada panjang gelombang maksimum 375 nm.larut sangat baik dalm air dengan perbandingan 1:4200 dan larutv dalam alcohol dengan perabndiangan 1: 590, dalam propylene glycol dengan perbandingan 1:350.Dapat larut dalam larutan alkalin dengan menunjukkan warna jingga terang.Tidak larut dalam eter.Memiliki pH larutan jenuh 6 – 6,5.
Efek farmakologi nitrofuran dari hasil penelitian terhadap tikus, maka LD50 datri zat ini adalah 0,59 g/kg pemberian secara oral dapat menyebabkan skin lessison pada kulit serta infeksi pada kandung kemih.
Asam Salisilat
Rumus struktur
Asam salisilat memiliki rumus kimia C7H6O3.Penggunaan asam salisialt dalam pangan ditambahkan sebagi aroma penguat rasa.Komposisi asam salisilat mengandung tidak kurang dari 99,5% C7H6O3,berbentuk hablur ringan tak berwarna, atau serbuk berwarna putih dengan rasa agak manis dan tajam,biasanya tak berawarna tetapi serbuknya mengiritasi hidung.
I.PENDAHULUAN
Pangan adalah segala sesuatu yanga berasal dari sumber hayati dan air,baik yang diolah maupun tidak diolah,yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia,termasuk didalamnya adalah bahan tambahan pangan,bahan baku pangan, dan bahan lain yang sengaja ataupun tidak senagja bercampur dengan makanatau minuman tersebut.
Berdasarkan cara perolehannya,pangan dapat dibedakan menjadi tiga :
Pangan Segar
Pangan segar adalah pangan yang belum mengalami pengolahan.Pangan segar dapat dikonsumsi langsung ataupun tidak langsung,yakni dijadikan bahan baku pengolahan pangan.
Pangan Olahan
Pangan olahan adalah makanan atau minuman hasil proses pengolahandengan cara metode tertentu dengan ataupun tanpa bahan tambahan,misalnya: teh manis,nasi,pisang goring dan sebaginya.Pangan olahan bias dibedakan lagi menjadi olahan siap saji dan tidak siap saji.
Pangan olahan siap saji adalah makanan dan minuman yang sudah diolah dan sipa disajikan ditempat usaha atau diluar tempat usaha / dasar pesanan.
Pangan olahan tidak siapsaji adalah makanan atau minuman yang sudah mengalami proses pengolahan,akan tetapi masih memerlukan tahapan pengolahan lanjutan untuk dapat dimakan atau diminum.
Pangan Olahan tertentu
Pangan olahan tertentu adalah pangan olahan yang diperuntukkan bagi kelompok tertentu dalam upaya memelihara atau meningkatkan kualitas kesehatan,misalnya susu rendah lemak untuk orang diet lemak.
Apapun jenis pangan,produksi pangan merupakan kegiatan atau prose menghasilkan,menyiapkan,mengoalh,membuat,mengawetkan,mengemas,mengemas kembali dan atau mengubah bentuk pangan.Setiap usaha produksi pangan harus bertanggung jawab dalam penyelenggaraan kegiatan proses produksi atau rantai panganyang meliputi proses prosuksi, penyuimpanan, pengangkutan, dan peredaran pangan.
Dalam setiap produksi yang menghasilkan pangantidak lepas dari proses diatas dan proses proses tersebut selalu berkaitan dengan variable variable lain yaitu bahanbahan kimia untuk membantu proses, misalnya pada proses pengolahan sering digunakan bahan tambahan pangan (BTM) seperti pengawet makanan, pewarna makanan,zat anti kempal dan lain lain.Selain itu dalm proses peredaran semisal makanan basah (kue,gorengan, dll) yang dijual di pinggir jalan yang ramai dengan kendaraan bermotor sangat mungkin terkontaminasi dengan zat zat kimia polutan hasil pembakaran kendaraan.
Akan tetapi hal hai tetsebut bukan lah suatu halangan bagi manusia untuk selalu mengkonsumsi makanan ( pangan ) karena makan adalah kebuthan pokok manusia.Setiap hari manusia harus makan untuk memberi tenaga pada tubuh.Kebutuhan pokok manusia akan pangan menuntut manusia untuk memperhatikan hal hal berikut dalamprose produksi makanan,yaitu :
Mencegah tercemarnya makan oleh cemaran biologi,kimia dan benda lain yang dpat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan konsumen.
Mematikan atau mencegah hidupnya jasad renik pathogen serta mengurangi jumlah jasad renik lainnya.
Mengendalikan proses antara lain bahan baku, penggunaan bahan tambahan makanan, pengolahan, pengemasan,penyimpanan,dan pengngkutan serta cara penyajian.
II.INTI
A.Penyebab Terkontaminasinya Pangan Oleh Bahan Kimia Beracun
Penyediaan Bahan Baku
Suatu produk makananbisa terkontaminasi bahan kimia beracun berawal dari penyediaan bahan baku.Bahan baku makanan yang kebanyakan merupakan hasil dari proses penanaman ( tumbuhan ).Semakin berkembangnya zaman, dalam prosespenanaman suatu bahan pangan tidak lepas dari berbagaizat kimia seperti pupu, ataupun obat anti hama.
Penggunaan pupuk dalm proses penanaman adalh salah satu factor yang menyebabkann terakumulasinya bahan kimia beracun dalam bahan pangan.pupuk pupuk sintesis yang banyak digunakansaat ini merupakan factor yang dominan.Misalnya pupuk puk sintesis yang mengandung bahan kimia beracun antara lain DDT.Panggunaan DDT dalam proses pemupukan menimbulkan efek yang dasyat pada tanaman.Selain DDT penggunaan pupuk sintesis seperti ureu NPK, ZA juga menambah jumlah akumulasi zat kimia beracun di dalam tanaman
DDT
Rumus struktur
Kandungan kimia keseluruhan
Guna (Dampak pada tanah )
Proses akumulasi dan lama waktu
Kadar maksimum hubungan dengan kadar dipasaran (kadar penyemprotan di masyarakat hungan dengan kadar maksimum yang sehat)
Bahaya
Urea
Rumus struktur
Kandungan kimia keseluruhan
Guna (Dampak pada tanah )
Proses akumulasi dan lama waktu
Kadar maksimum hubungan dengan kadar dipasaran (kadar penyemprotan di masyarakat hungan dengan kadar maksimum yang sehat)
Bahaya
NPK
Rumus struktur
Kandungan kimia keseluruhan
Guna (Dampak pada tanah )
Proses akumulasi dan lama waktu
Kadar maksimum
Bahaya
ZA
Rumus struktur
Kandungan kimia keseluruhan
Guna (Dampak pada tanah )
Proses akumulasi dan lama waktu
Kadar maksimum hubungan dengan kadar dipasaran (kadar penyemprotan di masyarakat hungan dengan kadar maksimum yang sehat)
Bahaya
Secara umum pupuk merupakan bahan kimia yang terakumulasi ke tamnaman melalui akar,pupuk yang meresap ke dalam tanah diserap oleh serabut akar bersamaan dengan penyerapan mineral.
Penggunaan obat anti hama juga merupakan factor yang menyebabkan terakumulasinya zat zat kimia beracun dalam bahan makanan.Akan tetapu mekanisme secara umum berbeda dengan pupuk.Obat anti hama yang biasanya diberikan dengan cara penyemprotan memudahkan bahan bhan kimia tersaebut terakumulasi dalam tubuh tumbuhan melalui pori pori daun ( stomata, lenti sel )
Macam macam obat anti hama yang berpotensi mengakumulasi senyawa kimia beracun dalam tanaman antara lain :
Insektisida
Contoh jenis insektisida
Rumus struktur
Proses akumulasi
Bahaya
Herbisida
Contoh jenis insektisida
Rumus struktur
Proses akumulasi
Bahaya
Fungisida
Contoh jenis insektisida
Rumus struktur
Proses akumulasi
Bahaya
Proses Pengolahan
Tahap proses pengolahan pangan merupakan tahap yang paling potensial untukbercampunrnya pangan dengan bahan bahan kimia berbahaya karena pada proses ini sering ditambahkan bahan tambahan pangan( BTP ).
Bahan tambahan pangan secara umum adalah bahan yang biasanya tidak digunsksn sebagai makanan dan biasanya bukan merupaan komponen khas makanan,mempunyai atau tidak mempunyai nilai gizi, yang dengan sengaja ditambahkan ke dalam makanan untuk maksud teknologi pengolahan.
Tujuan penggunaan bahan tambahan pangan adalah dapat meningkatkan atau mempertahankan nilai gizi, dan kualitas daya simpan, membuat bahan pangan mudah dihidangkan, serta mempermudah preparasi bahan pangan.pada umumnya bahan tambahan pangan dapat dibagi menjadi dua golongan besar,yaitu sebagai berikut
Bahan tambahn pangan yang sengaja ditambahkan dengan sengaja ke dalam makan, dengan mengetahui komposisi bahan tersebut dan maksud penambahan itu dapat memperthankan kesegaran, cita rasa, dan membantu pengolahan, sebagai contoh pengawet,pewarna, dan pengeras.
Bahan tambahan pangan yang tidak sengaja ditambahkan, yaitu bahan yang tidak mempunyai fungsi dalam makanan tersebut,terdapat secara tidak sengaja,baik dlam jumlah sedikit atau cukup banyak akibat perlakuan selama proses produksi atau pengolahan.Bahan ini dapat pula merupakan residu atau kontaminan dari bahan yang sengaja ditambahkan untuk tujuan produksi bahan mentah atau penanganannya yang masih terus terbawa ke dalam makanan yang akandikonsumsi, misalnya residu pestisida.
Jenis bahan tambahan pangan ada dua jenis yaitu GRAS ( General Rocognized as Safe), zat ini aman dan tidak berefek toksisk misalnya gula ( glukosa ). Sedangkan jenis lainnya yaitu ADI (Acceptable Daily Intake ) jenis ini selalu ditetapkan batas penggunaan hariannya ( daily Intake ) demi menjaga melindungi kesehatan konsumen.
Secara hokum bahan tambahan pangan ada dua kategori, bahan tambahan pangan yang diijinkan dan bahan tambahan pangan yang dilarang.
Bahan tambahan pangan yang diijinkan ialah bahan tambahan pangan yang masih diijinkan untuk ditambahkan dalam bahan pangan sesuai denga hokum atau peraturan denga syarat di bawah ambang batas.pada dasarnya bahan bahn ini tidak menimbulkan efek racun yang signifikan selama tidak melebihi ambang batas.Bahan bahan tersebut antara lain
Bahan Pengawet Pangan
Bahan pengawet akan menghambat atau membunuh mikroba yang penting dan kemudian memecah senyawa berbahaya menjadi tidak berbahaya dan tidak toksik.Bahan pengawet akan memengaruhi dan menyeleksi jenis mikroba yang dapat hidup pada kondisi tersebut.Derajat penghambatan terhadap kerusakan bahan pangan oleh mikroba bervariasi dengan jenis bahan pengawet yang digunakan dan besarnya penghambatan ditentukan oleh konsentrasi bahan pengawet yang digunakan.
Bahan pengawet ada dua macam yaitu pengawet organic dan pengawet anorganik.
Pengawet Organik
Pemakaian bahn pengawet satu sisi menguntungkan karena dengan bahan pengawet bahan pangan dapt dibebaskan dari kehidupan mikroba baik yang bersifat pathogen atupun yang nonpatogen yang dapat menyebabkan kerusakan bahan pangan.namun di sisi lain, bahan pengawet pada dasarnya adalah senyawa kimia yang merupakan bahan asing yang masuk bersama bahan pangan yang dikonsumsi.Apabila pemakaian jenis pengawet dan dosisnya tidak diatur maka dapat nenyebabkan kerugian bagi si pemakai,missal keracunan atau yang terakumulasi dalamorgan tubuh dan bersifat karsinogenik.
Bahan bahan pengawet yang sering digunakan dalam makanan dan dapat bersifat racun bagi tubuh antara lain :
Asam benzoate dab garamnya ( Ca, K, dan Na )
Rumus struktur
Metabolisme ini meliputi dua tahap reaksi, pertama dikatalisis oleh enzim syntetase dan pada reaksi kedua dikatalisis oleh enzim acytransferase.
Asam hipurat yang disinpengujiana dalam hati ini,kemudian diekskresikan melalui urin.jadi, di dalam tubuh tidak terjadi penumpukan asam benzoate sisa asam benzoate yang tidak di ekskresi sebagai asam hipurat,dihilangkan toksisitasnya berkonjugasi dengan asam glukoronat dan diekskresi melalui urin.Senyawa ini memberi efek racun yang signifikan pada penderita asma dan orang yang menderita urticaria dan konsumsi dalam numlah besar dapat menyebabkan iritasi lambung.
Asam Sorbat dan garamnya
Rumus struktur
Pada dasarnya asam sorbat memiliki toksisitas yang rendah dan tidak karsinogenik.Akan tetapi apda kondisi suhu dan konsentrasi tinggi asam sorbat dapat bereaksi dengan nitrit membentuk produk mutagen yang tidak terdeteksi di bawah kondisi normal penggunaan,dan asam sorbat bisa memberi efk iritasi kulit apabila langsung mengenai kulit.
Asam Propionat dan garamnya
Rumus struktur
Asam propionate dalam tubuh dimetabolisme menjadi senyawa yang lebih sederhana seperti pada asam lemak menjadi CO2 dan H2O.Berdasarkan laporan sifat racun asam dan garam propionate antara lain, bahwa asam propionate dan garamnya mempunyai aktivitas antihistamin local,sedangkan natrium dan kalium propionate memberi pengaruh penyebab migrant.
Ester dari asam benzoate (paraben)
Ester asam benzoat memberikan gangguan berupa reaksi spesifik.Senyawa metil-p-hidroksi benzoat dan garam natriumnya,memberi efek terhadap kesehatan dengan timbulnya reaksi alergi pada mulut dan kulit.Sedangkan propel-p-hidroksibenzoa dan garam natriumnya terutam bagi penderita asma dan urticaria dan yang sensifif terhadap aspirin akan memberi efek reaksi alergi pada kulit dan mulut.
Pengawet anorganik
Pada kenyataan bahwa semua bahan kimia yang digunakan sebagi bahan pengawet adalh racun,tetapi toksisitasnya sangat ditentukan oleh jumlah yang diperlukan untuk menghasilkan pengaruh atau gangguan kesehatan atau sakit, karena itulah diakan konsep ADI ( acceptable Daily Intake ).Contoh bahan pengawet anorganik antara lain :
*Sulfur oksida ,
sulfur oksida merupakan bahan pengawet yang sangat luas pemakaiannya,namun pada dosis tertentu dapt menimbulkan gangguan pada kesehatan tetapi belum ada pengganti belerang dioksida yang sama efektifnya.Keracunan sulfur dioksida dapat menyebabkan luka usus.dan suatu hasil penelitian menyatakan bahwa anak anak pengidap asma hipersensitivitas atau intolerasnsinya terhadapbahanpengawet lebih kecil dibanding dengan orang dewasa.
*Nitrit
Dalam bahan pangan dalam kondisi tertentu akan terjadi reaksi antara nitrit dan beberapa amin secara alami sehingga membentuk senyawa nitosoamin yang dikenal sebagai senyawa karsinogenik.
Baik dalm pangan maupun pencernaan,senyawa mudah diubah menjadi nitrit,yaitu senyawa yang tergolong racun,khususnya NO yang terserap dalam darah,mengubah hemoglobin darah manusia menjadi nitrose hemoglobin atau methaemoglobin yang tidak berdaya kagi mengngkut oksigen.Kebanyakan methaemoglobin, penderita menjadi pucat,cianosis, sesak nafas, muntah, dan shock.dan bisa mati bila dosis leboih dari 70%.
Daftar bahan pengawet Anorganik yang diizinkan pemakainnya dan dosis maksimum yang diperkenankan olrh DirJen POM ( lampiran peraturan menteri kesehatan RI No 722/Menkes/Per/IX/88.
Daftar bahan pengawet Organik yang diizinkan pemakainnya dan dosis maksimum yang diperkenankan olrh DirJen POM ( lampiran peraturan menteri kesehatan RI No 722/Menkes/Per/IX/88.
Bahan pewarna makanan
Bahan Tambahan Kimia yang dilarang
Berbagai bahan tambahan makanan memiliki efek tertentu terhadap kesehatan.Perlu dibedakan antara toksisitas ( toxicity ) dan bahaya ( hazard ).Toksisitas merupakan kapasitas suatu bahan untuk menghasilkan cacat atau luka ( injury ).Bahaya merupakan kemungkinan timbulnya cacat atau luka akibat penggunaan bahan secara sengaja.Telah diketahui bahwa banyak komponen pangan, baik alami maupun yang ditambahakan bersifat toksik pada kadar tertentu,Bahan tambahan pangan yang bisa menyebabkan kanker pada manusia atau hewan tidak boleh dianggap aman dan evaluasi penelitiann terakhir menunjukkan bahwa bahan tambahan makanan yang berbahay meliputi sifat karsinogenik,mutagenic dan teratogenik disamping toksisitas.Meskipun begitu masih sangat banyak penggunaan bahan tamabahan makanan yang bersifat racun pada berbagai jenis makanan saat ini.dan meskipun telah ditetapkan dalam undang undang tentang pelarangan penggunaan bahan tambahan pangan yang beracun itu hany sekedar peraturan yang masih banyak dilanggar di Indonesia,bahan tambahan pangan yang terlarang ( beracun ) tersebut antara lain :
Asam Borat
Rumus struktur
Asam borat merupakan senyawa bor yang dikenal juga dengan nama borax.Di jawa barat dikenal juga dengan nama” bleng”, di jawa tengah dan jawa timur dikenal denag nama “pijer”.Tujuan penambahan boraks pada proses pengolahan makanan adalh untuk meningkatkan kekenyalan, kerenyahan , serta memberikanras gurih dan kepadatan terutama pada jenis makanan yang mengandung pati.
Komposisi dan bentuk asam borat mengandung 99,0% dan 100,5% H3BO3.mempunyai bonbot molekul 61,83 dengan B = 17,50 %; H = 4,88 %;O = 77,62% berbentuk serbuk hablur Kristal transparan atau granul putih tak berwarna dan tak berbau serta agak manis.
Senyawa asam borat mempunyai sifat sifat kimia sebagi berikut : titik lebur sekitar 1710 C.Larut dalam 18 bagian air dingin, 4 bagian air mendidih, 5 bagian gliserol 85%, dan tak larut dalam eter.Kelarutan dalam air bertambah bila ditambah asam,seperti asm klorida,asam sitrat, atau asam tartrat,mudah menguap dengan pemanasan dan kehilangan satu molekul airnya pada suhu 1000 C yang secara perlahan asam lemah dan garam alkalinya bersifat basa.Satu gram asam borat larut sempurna dalam 30 bagian air, menghasilkan larutan yang jernih tak berwarna.Asam boat tak tercampur dengan alkali karbionat dan hidroksida.
Pada saat ini borax banyak dimanfaatkan untuk tambahan makanan pada lontong agar teksturnya menjadi bagus,pada bakso dimana biasanya berkisar 0,1 – 0,5 % dari berat adonan bakso atau antara 1000 – 5000 ppm,krupuk,pempek,pisang molen,pangsit, tahu, dan bakmi.
Boraks ( barie acid borax Z) biasanya digunakan juga dalm industry gelas, pelican porselin, alat pembersih, dan anti septic.Kegunaan boraks sebenarnya ialah sebagai zat antiseptic, obat pencuci mata ( barie acid 30%), salep ( boorsalp ) untuk menyembuhkan penyakit kulit, salep untuk mengobati bibir ( borak gliserin ), dan pembasmi semut ( barie acid boraks ).
Efek farmakologi dan toksisitas senyawa boron atau asam borat merupakan bakterisida lemah . Larutan jenuhnya tidak membunuh Staphylococcus aureus, Oleh karena toksisitas lemah sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengawet panngan,Walaupun demikian, pemakaian berulang atau absorpsi berlebihan dapat mengakibatkan toksik ( keracunan ). Gejala dapat berupa mual, muntah, diare, suhu tubuh menurun, lemah,sakit kepala, rash erythematous, anoreksia, berat badan menurun, ruam kulit, anemia, dan konvulsi dan bahkan bisa menimbulkan shock.Dan bila dikonsumsi terus menerus bisa menyebabkan gangguan pada gerak pencernaan usus, kelainan pada susunan saraf, depresi, dan kekacaun mental.Dalam jumlah serta dosis tertentu borak bisa menyebabkan degradasi mental,serta rusaknyta saluran pencernaan, ginjal, hati, dan kulit karena boraks cepat terabsorpsi oleh saluran pernapasan dan pencernaan, kulit luka, atau membrane mukosa.Kematian pada orang dewasa dapt terjadi dalam dosis 15 – 25 gram,sedangkan pada anak anak dalam dosis 5 – 6 gram.
Formalin
Rumus struktur
Formalin merupakan gas formaldehid yang tersedia dalam bentuk larutan 40% (40% gas formaldehid dalam air ).Bahan ini dengan mudah dapt diperolah di toko took kimia dengan nama dagang formol, formalin, atau mikrobisida dengan rumus molekul CH2O.Formalin bisa berbentuk cairan jernih, tidak berwarna, dan berbau menusuk,uapnya merangsang selaput lender hidung dan tenggorokan,dan rasa membakar, atau berbentuk tablet dengan berat masing masing 5 gram.Dalam formalin biasanya ditambahkan methanol 10 – 15% untuk menghindari polimerisasi.Bobot tiap milliliter ialah 1,08 gram, dapt bercampur dalam air dan alcohol, tetapi tidak bercampur dalm kloroform dan eter.Menurut Reinolds (1982),formaldehid adalh gas dengan titik didih 210C sehingga tidak dapat disimpan dalm keadaan cair atau gas.dalam perdagangan dijumpai formalin,yaitu larutan formaldehid yang mengandung 34 – 38 % b/b CH2O dengan metal alcohol sebgai stabilisator agar tidak terjadi polimerisasi formaldehid menjadi paraformaldehid yang padat
Formalin sebenarnya adalah bahan pengawet yang digunakan dalam dunia kedokteran, misalnya sebagi bahan pengawet mayat.Bahan ini juga biasa digunakan untuk mengawetkan hewan hewan untuk keperluan penelitian.Selain sebagai pengawet, Formalin juga memiliki fungsi sebagi zat anti septic untuk membunuh mikroorganisme, desinfektan pada kandang ayam dan sebagainya,antihidrolik sehingga bias digunakan sebagai bahn deodorant, bahna campuran dalam pembuatan kertas tisu toilet, bahn baku industry pembuatan lem plywood, resin, maupun tekstil.
Meskipun begitu saat ini formalin disalahgunakan sebagai bahn tamabahn pangan.Para produsen menggunakan formalin sebagai bahan pengawet pada bakmi, ayam potong, tahu, bakso, ikan asin, dan ikan segar.Menurut uji laboratorium bakmi yang diberi tambahn formalin dapat tidak rusak selama dua hari dalam suhu kamar (250C) dan bertahan lebih dari lima belas hari dalam lemari es ( suhu 150 C), secara fisik mie tampak lebih mengkilap dan tidak lengket, tidak dikerumuni lalat dan lebih kenyal.Ciri daging yang diberi formalin secara fisik daging sedikit lebih tegang (kaku), tidak dikerumuni lalat dan dalam uji klinis,jika daging dimasukkan dalam reagen maka akan timbul gelembung gas.Sedangkan dalam tahu dan bakso, formalin menyebabkan tahu bisa tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar ( 25% C) dan bertahn hingga 15 hari dalam lemari es, tekstur keras tetapi tidak padat, terasa kenyal bila ditekan dan tidak dikerumuni lalat.
Formalin member dampak yang sangat membhayakan bagi kesehatan manusia berdasarkan konsentrasi dari subtansi formaldehid yang terdapat di udara dan juga dalam produk produk pangan.Formalinjika dalam konsentrasi yang tinggi dalam tubuh, akan bereaksi secara kimia denagn hamper semua zat kimia di dalm sel dan menyebabkan kematian sel yang menyebabkan keracunan pada tubuh.selain itu, Kandungan formalin yang tinggi dalam tubuh juga meneyebabkan iritasi lambung, alergi, bersifat karsinogenik dan bersifat mutagenic, serta orang yang mengonsumsi akan muntah, diarte bercampur darah, dan kematian yang disebabkan kegagalan dalam peredaran darah.Formalin bila menguap di udara, berupa gas yang tidak berwarna, dengan bau yang tajam menyesakkan sehingga merangsang hidung, tenggorokan dan mata.DepKes RI berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 722/MenKes/Per/IX/88 mendefinisikan bahan tambahan pangan seperti formalin merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang.
Formalin dapat bereaksi dengan cepat pada lapisan lender saluran pencernaan dan saluran pernapasan.Di dalam tubuh bahan ini secara cepat dioksidasi membentuk asam formiat terutama di hati dan sel darah merah.formalin juga menyebabkan degenerasi saraf optic, karena terbentuknya asam format dalam jumlah yang banyak dan asidosis inilah yang menyebabkan timbulnya gejala umum dan dapat menimbulkan kematian.
Khusus mengenai sifatnya yang karsinogenik,formalin termasuk ke dalam karsinogenik golongan IIA yaitu golongan senyawa karsinogenik yang masih dalam tahap diduga karena data hasil uji coba pada manusia masih kurang lengkap.”dalam jumlah sedikit formalin larut dalam air,serta akan dibuang bersama cairan tubuh, itu sebabnya formalin sulit dideteksi keberadaannya di dalam darah.
Dulsin
Rumus struktur
Dulsin atau dulcin juga dikenal dengan nama perdagangan sucrol, valsin merupakan senyawa p-etoxiphenil-urea,p-phenetilurea atau p-phenetolkarbamida dengan rumus C9H12N2O2.Dulsin dalam bahn pangan digunakan sebagi pengganti sukrosa bagi orang yang perlu diet karena dulsin tidak memiliki nilai gizi.
Kristal dulsin membentuk jarum yang mengkilap dan intensitas rasa manisnya sekitar 250 kali ( antara 70 – 350 kali ) dari rasa manis sukrosa.Titik cair ktistal terletak pada suhu 173 -1740 C.Daya larutnya dalam 800 gram air atau 50 bagian air mendidih atau 25 dari alcohol.
Komposisi dan bentuk dulsin secara kimiawi dapt dibuat dari p-phenetidin (C8H11NO) yang direaksikan dengan phosgene (COC12) dan kemudian dengan ammonia atau dapat juga mereaksikan p-phenetidin dengan urea.Mempunyai berat molekul 180,20 dengan pemecahan semprna menghasilkan C = 59,98%,H = 6,72 %, dan O = 17,76%.
Konsumsi dulsin yang berlebihan akan menimbulkan dampak yang membahayakn bagi kesehatn, karena ternyat dosis kematian pada anjing sebesar 1,0 gl/2 kg.
Nitrofurazon
Rumus struktur
Nitrofurazon memiliki rumus kimia C6H6N4O4, dikenal sebagai 2-[(5-nitro-2-furanyl) methylene hydrazinecarboxamide; 5-nitro-2-furaldehid semicarbazone; dan mempunyai nama dagang amifur, furazin, chemofuran, furesol, nifuzon, nitrofural, nitrozone, furacinneten, furacoocid, furasol w,mammex, furaplast, coxistat, aldomycin, nefco, serta vabrocid.
Nitrofurazon digunakn dalm pakan ternak,Pada pangan digunakan sebagai senyawa anti mikroba dan mempunyai komposisi kimia sebagi berikut ; nitrofurazon dibentuk dari 2-formyl-5-nitrofuran dan semicarbazide hydrochloride.Memiliki berat massa 198,14 dengan komposisi C=36,67%, H=3,05%, Dan O = 32,30%.
Nitrofurazon memiliki sifat, berwarna kuning muda, berasa pahit, terukur pada panjang gelombang maksimum 375 nm.larut sangat baik dalm air dengan perbandingan 1:4200 dan larutv dalam alcohol dengan perabndiangan 1: 590, dalam propylene glycol dengan perbandingan 1:350.Dapat larut dalam larutan alkalin dengan menunjukkan warna jingga terang.Tidak larut dalam eter.Memiliki pH larutan jenuh 6 – 6,5.
Efek farmakologi nitrofuran dari hasil penelitian terhadap tikus, maka LD50 datri zat ini adalah 0,59 g/kg pemberian secara oral dapat menyebabkan skin lessison pada kulit serta infeksi pada kandung kemih.
Asam Salisilat
Rumus struktur
Asam salisilat memiliki rumus kimia C7H6O3.Penggunaan asam salisialt dalam pangan ditambahkan sebagi aroma penguat rasa.Komposisi asam salisilat mengandung tidak kurang dari 99,5% C7H6O3,berbentuk hablur ringan tak berwarna, atau serbuk berwarna putih dengan rasa agak manis dan tajam,biasanya tak berawarna tetapi serbuknya mengiritasi hidung.
Contoh text recount - text recount
My Adventure at Leang-Leang Cave
On Sunday, my parents, my best friend Novi, and I visited a cave at Maros called Leang-leang. It was my first time to visit the cave, better yet, my best friend came to visit it with me!
The cave was famous for its primitive cave wall paintings which were some hand prints and wild boar paintings. The cave and its surroundings was turned into a national park, so it was taken care of. My parents took a rest in a small hut for visitors of the park, while Novi and I adventured around the cave with a guide. We had to climb some metal stairs to get to the cave, because the cave was embedded into a small mountain. Next stop was a place where some seashells littered the ground and some were actually piled into a big mound! The guide said that these piles of seashells are called kjokkenmoddinger, or kitchen trash. The humans who lived here ate the shells and dumped the left overs in their 'kitchen'. The last place was a small museum where they have skeletons of the humans who lived in the caves. The skeletons along with some roughly made jewelry and weapons were placed inside glass cases for display. The walls of the museum were adorned with photographs taken when they did an excavation there.
After a quick lunch with Novi and my parents, we decided it was time to go back home. We really had the time of our lives!
On Sunday, my parents, my best friend Novi, and I visited a cave at Maros called Leang-leang. It was my first time to visit the cave, better yet, my best friend came to visit it with me!
The cave was famous for its primitive cave wall paintings which were some hand prints and wild boar paintings. The cave and its surroundings was turned into a national park, so it was taken care of. My parents took a rest in a small hut for visitors of the park, while Novi and I adventured around the cave with a guide. We had to climb some metal stairs to get to the cave, because the cave was embedded into a small mountain. Next stop was a place where some seashells littered the ground and some were actually piled into a big mound! The guide said that these piles of seashells are called kjokkenmoddinger, or kitchen trash. The humans who lived here ate the shells and dumped the left overs in their 'kitchen'. The last place was a small museum where they have skeletons of the humans who lived in the caves. The skeletons along with some roughly made jewelry and weapons were placed inside glass cases for display. The walls of the museum were adorned with photographs taken when they did an excavation there.
After a quick lunch with Novi and my parents, we decided it was time to go back home. We really had the time of our lives!
Rabu, 02 Juni 2010
Obrolan