Minggu, 31 Januari 2010

Ortu Benarkan Foto Bugil Ryan si Jagal Jombang

"Tapi kalau wajahnya ini memang benar Ryan. Untuk memastikannya saya besuk berangkat ke Jakarta. Selain menemui Ryan, saya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak pengacara," kata Ahmad di rumahnya di Dusun Maijo Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang, Jombang, Sabtu (30/1).
Ahmad mengakui, selama di Jombang anaknya yang nomor tiga itu memang punya kegemaran berfoto. Namun, Ahmad belum pernah menemukan foto anaknya dengan pose bugil. Paling banter, pembunuh berantai itu berpose dengan mengenakan celana dalam dan selendang.
Ahmad juga membantah jika foto bugil itu berlokasi di rumahnya Dusun Maijo. Sebab, sofa yang di gunakan untuk foto itu berwarna putih. Padahal sofa yang ia miliki berwarna merah. "Untuk lokasi pemotretan, saya yakin bukan di Jombang. Karena saya tidak mempunyai sofa berwarna putih," tambahnya.
Kedua orang tua Ryan menduga, ada seseorang yang sengaja berbuat jahat kepada anaknya. Yakni, dengan menyebarkan foto telanjang itu. Padahal, sebelumnya, pihak keluarga juga mendengar kabar yang kurang menggembirakan, yaitu jagal 11 orang itu dikabarkan tewas di penjara.
"Tapi setelah saya jenguk di Lapas Pondok Rajek, Cibinong, Bogor ternyata Ryan hanya sakit typus. Alhamdullilah sekarang sudah sembuh," imbuh Siatun.

BCL Digandeng Christian Bautista

Bunga Citra Lestari digandeng Penyanyi asal Filipina Christian Bautista untuk berduet menyanyikan lagu berbahasa Indonesia, Tetaplah di Hatiku. Lagu itu akan masuk dalam album terbaru Christian yang dirilis tepat pada Hari Kasih Sayang, 14 Februari mendatang.

BCL --panggilan Bunga-- mengaku bangga diberi kesempatan berduet dengan Christian. "Sebuah gerbang baru untuk mengembangkan karir aku," kata istri pesineron Ashraf itu seperti dikutip tayangan Halo Selebriti SCTV, Rabu (27/1).

Sementara Christian juga senang bisa bekerjasama dengan BLC. "She's very profesional, singing this duet with her is very good," kata pelantun The Way You Look at Me itu.

Kolaborasi tersebut membuat mereka juga saling belajar, dari bahasa hingga makanan. "Sekedar sharing masalah bahasa. Christian mau belajar bahasa Indonesia dan aku juga jadi tahu sedikit bahasa Tagalog," kata BCL.

Ini bukan kali pertama Christian bekerjasama dengan musisi Indonesia. Sebelumnya, ia sempat mendaur ulang lagu Hingga Akhir Waktu milik band Nine Ball. Aslinya, Tetaplah di Hatiku merupakan lagu berbahasa Inggris Be Careful with My Heart, yang dinyanyikan duet penyanyi Filipina Jose Mari Chan dan Regina Velasquez.

Aburizal Bakrie: 100 Hari Tidak Cukup Memiliki Keberhasilan Pemerintah

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Aburizal Bakrie mengatakan 100 hari tidak cukup untuk menilai keberhasilan yang dilakukan oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
“Seratus hari tidak cukup untuk menilai keberhasilan pemerintah untuk lima tahun mendatang,” kata Aburizal yang biasa dipanggil Ical, Sabtu.
Hal itu dikatakannya usai menandatangani kebulatan tekad DPD tingkat II Partai Golkar se-Kepri untuk pemenangan Pilkada 2010 dan Pemilu 2014 di kawasan wisata Lagoi, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Ketika disinggung mengenai perombakan kabinet dengan adanya penilaian 100 hari kinerja Kabinet Indonesia Bersatu II, Ical mengatakan itu adalah hak Presiden.
“Perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden, bukan kewenangan partai,” ujarnya.
Namun menurut dia, jika terjadi perombakan kabinet nantinya, kader Partai Golkar yang dinilai tidak bisa memenuhi kinerja yang diinginkan silakan diganti.
“Kader Golkar yang tidak memenuhi kenerjanya silakan diganti dan kami akan carikan penggantinya,” katanya.
Mengenai kasus Bank Century, Ical menegaskan temuan-temuan yang ada saat ini bukanlah temuan dari Partai Golkar namun temuan dari tim Pansus DPR RI.
“Temuan itu adalah temuan Pansus DPR bukan temuan Partai Golkar,” katanya.
Menurut dia, temuan Pansus Bank Century berdasarkan fakta-fakta yang akan disampaikan kepada Presiden.
“Jika nantinya ada tindakan kriminal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan memproses secara hukum,” katanya.
DEMOKRAT BERHARAP MASYARAKAT MENILAI KINERJA PEMERINTAH OBJEKTIF
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Hadi Utomo berharap masyarakat menilai kinerja pemerintah secara objektif, jangan mengukur keberhasil itu hanya dengan 100 hari.
“100 hari kinerja pemerintah itu, sebagai tolak ukur untuk lima tahun kedepan. Buktinya, kita lihat juga sudah banyak keberhasilan dalam 100 hari,” kata Hadi Utomo di Serang, Sabtu.
Ia mengatakan, seratus hari adalah masa untuk menanamkan pondasi bagi pemerintah, untuk melaksanakan kinerjanya pada masa yang akan datang.
Untuk itu, masyarakat jangan mengukur keberhasilan pemerintah itu hanya dengan 100 hari, kemudian menganggap pemerintah gagal menjalankan tugasnya.
“Saya berharap masyarakat bersabar dan secara objektif menilainya,” kata Hadi Utomo usai peletakan batu pertama pembangunan kantor DPD Partai Demokrat Provinsi Banten di Serang.
Menurutnya, masyarakat sudah bisa menilai apa saja yang telah berhasil dilakukan pemerintah dalam seratus hari kerjanya, meskipun masih banyak hambatan-hambatan yang belum bisa diselesaikan dalam waktu yang sesingkat itu.
Ia yakin, dengan kondisi saat ini terkait penilaian oleh masyarakat terhadap kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono yang diusung Demokrat, tidak akan mempengaruhi simpati masyarakat terhadap Partai Demokrat dan juga termasuk popularitas Presiden SBY.
“Saya yakin masyarakat akan semakin simpatik terhadap Demokrat, juga termasuk pada Presiden SBY,” katanya.
Ia mengaku prihatin dengan berbagai aksi sebagian kecil masyarakat dua hari lalu, yang telah menghina dan tidak menghargai lambang dan simbol-simbol negara, seperti membakar dan menginjak-injak gambar presiden dan wakil presiden saat berunjuk rasa.
Dalam kesempatan itu, Hadi Utomo juga meminta para anggota Pansus DPR untuk Bank Century dari Fraksi Demokrat yang berjumlah delapan orang agar melaksanakan tugasnya sesuai prosedur.
Ia berharap kasus Century tersebut akan segera tuntas.
“Pansus Century dari Fraksi Demokrat tetap harus bekerja profesional dan jangan ada rekayasa,” kata Hadi Utomo.

Banjir Masih Merendam Dua Kecamatan di Bandung

Sekitar 700 unit rumah warga di Kecamatan Dayeuh Kolot dan Kecamatan Bale Indah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga Ahad (31/1) masih terendam banjir akibat meluapnya Sungai Citarum. Bahkan dari pantauan SCTV pagi tadi, ketinggian air yang membanjiri dua kecamatan tersebut mencapai satu hingga dua meter. Hal itu karena curah hujan yang mengguyur Bandung masih tinggi.

Warga terpaksa memanfaatkan perahu sebagai sarana transportasi. Warga yang rumahnya terendam banjir, mengaku sangat terganggu dengan banjir yang merendam kampung mereka sehingga harus mengungsi ke tempat aman. Selain mengggagu aktifitas, para korban banjir juga kekurangan air bersih, makanan, dan obat-obatan. Warga berharap segera mendapat bantuan dari dermawan maupun pemerintah setempat.

Mahasiswa UMI Makassar Tuntut SBY-Boediono Mundur

Unjuk rasa menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono terus berlanjut. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/1) siang, berunjuk rasa di depan kampus.

Dalam aksinya, mahasiswa menyadera mobil tangki pengangkut bahan bakar minyak atau BBM milik Pertamina. Mobil itu digunakan untuk berorasi. Aksi mahasiswa ini tak membuat aparat kepolisian geram. Sebab usai berorasi di atas mobil tangki, mahasiswa melepaskan mobil tersebut. Orasi lalu dilanjutkan dengan membakar ban.

Dalam orasinya, mahasiswa menyatakan aksi penolakan 100 hari kinerja pemerintahan SBY-Boediono akan terus digulirkan sampai kedua pejabat tersebut mundur. Sebab, Presiden SBY dan Wapres Boediono dinilai gagal menjalankan amanah rakyat. Aksi selama dua jam ini sempat menimbulkan kemacetan panjang di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Outbond, 14 Kader PKS Tersambar Petir

Kejadian ini berlangsung saat hujan deras mengguyur, Sabtu (30/1). Waktu itu, para kader PKS mereka berteduh di bawah tenda yang didirikan di tengah lapangan.
Tidak disangka, kilatan petir menyambar tenda tersebut. Sontak semua orang yang berlindung di dalam tenda itu shock.
Tak lama, 14 kader tergeletak karena kaget. Saat itu juga mereka dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Tasikmalaya untuk pengobatan.
Selain mengalami shock akibat sambaran petir itu, mereka juga mengalami cedera. Beruntung tidak ada yang tewas dalam kejadian ini.
Nelayan Tersambar Petir
Di tempat terpisah, 5 orang pemancing tersambar petir saat berperahu di danau Rawa Pening, Ambarawa.
Petir menyambar mereka saat akan mendaratkan perahu ke pinggiran danau.
Dalam insiden ini, 2 orang tewas, 1 kritis dan 2 lainnya selamat. Saat ini mereka
dibawa ke RSUD Ambarawa

Gubernur: Bali Semakin Terkenal di Masyarakat Dunia

Bali yang terkenal dengan kawasan pantainya menjadi provinsi di Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh wisman dari dalam maupun luar negeri. Bahkan sudah menjadi rahasia umum, nama daerah yang terletak di kawasan tengah Indonesia tersebut jauh lebih diketahui dunia luar dibanding nama Indonesia itu sendiri.
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, mengungkapkan sendiri bagaimana tersohornya wilayah yang dipimpin itu pada saat menjadi pembicara kunci pada pertemuan Perbankan Bali 2010 di kantor Bank Indonesia Denpasar, Kamis (28/1) malam.
"Kegiatan wisata MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) ini memberikan peluang bagi perkembangan pariwisata di Bali. Bali semakin terkenal di masyarakat dunia," ujarnya.
Ia mengungkapkan setidaknya ada 3 pertemuan internasional yang akan digelar di Bali pada tahun ini, yakni konferensi program lingkungan dari PBB atau UNEP (Februari 2010), konferensi real estate se-dunia, pertemuan saintis muda se-dunia. Bahkan, 3 tahun mendatang, Konferensi APEC dimana Indonesia dipercaya kembali sebagai tuan rumah, Bali diberikan kehormatan untuk menjadi tempat penyelenggara.
Kesuksesan Bali ini patut ditiru oleh wilayah lain di Indonesia, namun perlu peran dari pemerintah pusat dalam hal ini departemen pariwisata dan kebudayaan "mengiklankan" daerah lain yang sebenarnya punya potensi namun belum diketahui oleh masyarakat luas.

Cara Polisi Redam Demo 100 Hari SBY-Boediono

Ini cara polisi meredam keganasan demonstran. Bagi air minum dan permen. Taktik itu cukup jitu dalam menanggani pengunjuk rasa yang memperingati 100 hari pemerintahan SBY-Boediono, Kamis kemarin.
Seorang polisi lalu lintas, kepada VIVANews menuturkan bahwa selama ini polisi yang berbaris menangani unjuk rasa memang identik dengan tameng, tongkat, dan gas air mata. Dalam unjuk rasa kemarin, gas dan air mata itu tidak dipakai.
Kepada demonstran yang berpekik di Bundaran Hotel Indonesia, kata sang polisi, mereka membagi aqua dan permen. Sang polisi mengaku senang, karena sejumlah demonstran menerima tawaran itu sembari tersenyum.
Demonstrasi peringatan 100 hari pemerintahan Presiden SBY yang berlangsung kemarin dilakukan secara serentak di hampir semua kota besar di Indonesia.

Ada kelompok yang pro dan kontra terhadap kinerja SBY-Boediono. Tapi yang dominan turun ke jalan hari itu ialah mereka yang mengritik pencapaian pemerintah selama 100 hari. Mereka menilai program-program prioritas, seperti pemberantasan korupsi,  menyejahterakan rakyat, sama sekali belum tuntas.
Memang ada insiden anarkis dalam aksi itu, misalnya di Makassar. Namun, kerusuhan massal seperti dikhawatirkan banyak pihak toh tidak terbukti. Itu terjadi juga karena peran polisi yang menaruh simpati pada aksi demo.

Peraturan Menteri Untuk Kepala Sekolah Kalah dengan Peraturan Daerah

Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal menengarai peraturan menteri pendidikan nasional tentang kepala sekolah dan tentang pengawas sekolah tak dipatuhi pemerintah daerah.
"Peraturan Menteri sudah sangat jelas, tapi secara hirarki hukum, banyak pemerintah daerah yang mempertanyakan kalau peraturan menteri bisa kalah dari peraturan daerah," ujarnya di Kementerian Pendidikan Nasional, Sabtu (30/1).
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang kepala sekolah benomor 13 tahun 2007 dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang kepala sekolah bernomor 12 tahun 2007, diakui Fasli, hubungannya belum tajam karena otonomi daerah. "Bahkan ada kasus kepala daerah mengganti 125 kepala sekolah karena tidak memilih dirinya," ungkapnya. Kejadian tersebut memang tak terelakkan dalam era otonomi daerah.
Fasli meminta kepala sekolah untuk tetap fokus pada pendidikan. "Saya tahu banyak masalah kesejahteraan, tapi kami berupaya," jelasnya," Kalau peraturan menteri tidak ampuh, akan kami usahakan jadi peraturan pemerintah yang lebih mengikat."
Kementerian juga berjanji untuk memetakan kepala sekolah yang belum mendapat tunjangan. "Kami akan bicarakan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, apa saja tunjangan yang bisa ditambahkan untuk kepala sekolah," ucap Fasli.
Tapi, ia mengingatkan, kepala sekolah yang sudah ada kini akan diperketat evaluasinya baik kinerjanya maupun mutu sekolahnya. Kalau kepala sekolahnya baik tapi mutu sekolahnya parah, Fasli mencontohkan, misal guru-guru yang kinerjanya belum baik, maka kepala sekolah tersebut akan dipertahankan. Namun jika ditemukan kinerja kepala sekolah tidak baik, guru-guru disekolahnya juga tidak baik, Kementerian tidak segan-segan untuk memberi peringatan. "Kami akan lakukan secara bertahap," janjinya.
Kinerja kepala sekolah ini akan dinilai oleh pengawas sekolah yang kini hanya berjumlah 25 ribu orang. Pendidikan di Indonesia , kata Fasli, menerapkan tiga pengawas sekolah yakni pengawas guru kelas sekolah dasar, pengawas bidang studi mulai dari SMP/MTS hingga SMA,SMK dan MA, dan pengawas manajemen sekolah Jumlah ini akan terus ditingkatkan , semisal, ujarnya, dengan menyeleksi guru-guru yang mumpuni dalam bidang studi tertentu untuk menjadi pengawas. .

Polisi Tahan Pengaku Nabi Khidir dan Pengikutnya

Tujuh warga pengikut aliran baru yang disebut Puang Malea ini diamankan polisi. Hingga berita ini diturunkan, mereka masih dalam proses pemeriksaan di Mapolres Polewali Mandar.
Kapolres Polewali Mandar, AKBP Gusti Ngurahrai Mahaputra saat dikonfirmasi, Sabtu (30/1) via ponselnya menjelaskan, tujuh warga termasuk salah seorang diantaranya Syamsuddin, (28 thn) yang mengaku sebagai
Nabi Khaidir selaku pimpinan mereka.
Awalnya, polisi hanya ingin meminta keterangan berdasarkan laporan warga setempat yang mengaku resah. Namun, dia terpaksa diamankan karena membuat perlawanan.
Menurut laporan warga, beberapa hari ini mereka tidak bisa berkebun karena dilarang melintasi areal tanah atau kebun pengikut aliran Puang Malea yang diyakini titisan Nabi Khaidir.
Pengikut aliran Puang Malea ini membatasi tanah atau lahannya dengan cat merah di pohon dan batu sebagai tanda larangan warga melintas.
"Dari hasil penyelidikan sementara ini, didapatkan bukti aliran tersebut menyimpang. Sebagaimana juga hasil keputusan rapat dengan pihak Departemen Agama, MUI dan Kejaksaan," kata Kapolres Polewali Mandar.
Indikasi penyimpangan aliran Puang Malea antara lain, meski mengaku Islam dan berkitab Alquran ini, kiblatnya ke arah Selatan bukan ke Barat.
Syahadatnya juga ada tiga macam, yakni syahadat tubuh, syahadat nyawa dan syahadat hati dengan lafadz berbeda. Kitab aliran ini tetap Alqur'an hanya saja menggabungkan ajaran dari semua kitab yakni Taurat,
Zabur dan Injil.
Dalam aliran ini juga dikenal istilah nikah batin dengan penobatan ijab qabul menggunakan lafadz huruf A untuk suami, lafadz huruf I untuk istri dan lafadz huruf U untuk imam.
Selain Syamsuddin yang meyakini dirinya titisan Nabi Khidir, enam orang pengikutnya yang diamankan polisi masing-masing Rizal selaku imam yang biasanya menikahkan pengikutnya, Miri alias Baba, Umar
alias Pua Ancu, Mahmuddin, Bundu dan Nasdah (perempuan, red.)
Keseharian warga ini bekerja di ladang. "Ke tujuh warga ini diamankan sejak Jumat, 29 Januari kemarin. Dan hingga hari ini belum ada upaya penegakan hukum kecuali upaya persuasif. Mereka masih dimintai keterangan," jelas AKBP Gusti Ngurahrai
Mahaputra seraya menambahkan, aliran ini belum sempat berkembang luas.
Diperkirakan masih sekitar 10 orang. Dan selanjutnya jajaran Depag Polewali MAndar yang turun lapangan melakukan pembinaan.
Syamsuddin sang pemimpin aliran Puang Malea, diketahui adalah alumni IAIN Alauddin Makassar dan jebolan pesantren Kaballangan, Kabupaten Pinrang.
Dari rumahnya diamankan tiga buah Alqur'an dan terjemahannya, satu buah Alqur'an berhuruf Lontara, 21 buku kecil berisi catatan ajaran dan parang.

DIY Tidak Keluarkan Perda Serambi Madinah

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tidak akan mengeluarkan peraturan daerah untuk menjuluki Yogyakarta Serambi Madinah.

"Julukan itu inisiatif masyarakat. Silakan saja disebut begitu, itu bukan inisiatif pemerintah. Pemprov DIY tidak mengeluarkan perda tentang julukan tersebut," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta, Jumat (29/1/2010).

Walau demikian, Sultan berharap agar konsep Yogyakarta Serambi Madinah yang direkomendasikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY itu tidak diartikan masyarakat hanya dalam konteks agama Islam.

"Konsep ini perlu dimaknai juga dari sisi budaya. Masyarakat harus memahami bahwa Serambi Madinah itu adalah dari konteks budayanya, bukan agama," kata Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini.

Ia mengatakan, konsep tersebut di dalamnya menghargai semua etnik dan perbedaan agama. Konsep itu bukan dalam pengertian Arab atau Islam saja karena Yogyakarta merupakan kota yang menghargai pluralitas.

Oleh karena itu, konsep Yogyakarta Serambi Madinah jangan sampai disalahartikan dan bertentangan dengan dinamisasi masyarakat yang sangat beragam.

"Yogyakarta kota yang menghargai keberagaman. Jika konsepnya menjadi meng-Islam-kan, maka kami akan mundur karena tidak sesuai dengan kondisi pluralitas kebangsaan yang sudah ada," katanya.

Presiden SBY "Tantang" Dokter Kostrad Main Tenis Meja

Seusai menyaksikan futsal anak-anak prajurit Kostrad di halaman rumput, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (31/1/2010) pagi, langsung bermain tenis meja di Gedung Serbaguna Kartika, Markas Divisi I Kostrad Cilodong.

Lawan Presiden Yudhoyono adalah seorang dokter berpangkat Letnan Kolonel yang menjabat sebagai Komandan Batalyon Kesehatan Divisi I Infantri Kostrad Cilodong. Namanya Made Wirayasa.

Presiden bermain di meja tenis yang pertama dari tiga meja yang disediakan. Empat orang pemungut bola disiapkan di setiap meja. Para prajurit yang mengenakan pakain olahraga beserta sejumlah keluara prajurit sudah duduk di gedung serbaguna tersebut. Presiden dan Ibu Negara duduk di panggung kehormatan.

Meskipun sudah tersedia wasit, Presiden ternyata tidak bertanding. Presiden hanya sekadar bermain saja. Kalaupun dihitung, tentu hitungannya tidak sampai angka 21, karena Presiden tak lama berhenti.

Made Wirayasa kelihatan tidak penuh bermain tenis, sebab bola terlihat melambung terus saat dikembalikan kepada Presiden.

Hal itu terlihat ketika Made berlawan tanding dengan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng yang datang menyusul ke Madiv I Kostrad Cilodong setelah Presiden tengah jogging di hutan kota Cilodong.

Pukulan-pukulan keras Made diluncurkan berbarengan dengan pukulan keras Andi Mallarangen yang mengenaskan kaos putih dipadu dengan celana panjang olahraga berwarna biru.

Di Duga Korupsi Rp. 2,3 M Lebih , Pensiuna BPN Di adili PN Medan

Seorang pensiunan PNS Kanwil BPN Sumut,Drs Samuel Simatupang,Kamis(28/1) disidangkan di PN Medan sebagai terdakwa perkara korupsi Rp 2.319.770.360 dari Rp 23.069.600.000 dana APBN TA 2008,yang dialokasikan untuk Proyek Pelaksanaan Redistribusi Tanah Objek Landreform/Proyek Pembaharuan Agraria Nasional(PPAN) di 10 kantor BPN Kab/Kota di Sumut.
Menurut JPU IK Ardhana SH dalam dakwaannya peristiwa itu terjadi dalam hari dan tanggal yang tidak diingat lagi,tapi di bulan Januari 2008 s/d Desember 2008 di Kanwil BPN Sumut Medan, yang dilakukan terdakwa Samuel Simatupang selaku Kasi Survey Potensi Tanah pada Kanwil BPN Sumut waktu itu,bersama sama dengan Ir Horasman Sitanggang selaku Ka Kanwil BPN Sumut(terdakwa berkas terpisah) dan saksi R Jojor Sitorus SH selaku Kasubbag Perencanaan/Keuangan Kanwil BPN Sumut.
Perbuatan itu dilakukan para terdakwa dengan memotong dana PPAN TA 2008 sebesar 7 persen pada 10 BPN Kab/Kota,menunjuk serta menggunakan pembantu juru ukur surveyor dari luar (Lampung) untuk melakukan pengukuran di Deli Serdang dan Sergai tanpa melalui lelang/tender dan tidak membuat surat perjanjian kontrak (SPK).
Lalu membuat pembayaran mark-up dengan menggunakan nama para pegawai BPN serta mencairkan dana pengukuran keliling desa dan pengolahan data, padahal kegiatan pengukuran keliling desa itu tidak dilaksanakan.
Dalam surat dakwaan itu terdakwa Samuel disebut membuat dan mengajukan SP2D untuk dapat mencairkan dana/biaya pengukuran keliling desa dan pengolahan data serta membuat pertanggungjawaban kegiatan pengukuran keliling desa dan pengolahan data sebesar Rp 426,08 juta padahal kenyatannya tidak dilaksanakan (fiktif) oleh saksi Rifki Abdinegara,Normansyah dkk.
Dalam kegiatan itu kata JPU,Horasman mengadakan rapat rapat serta menugaskan R Jojor Sitorus memotong 7 persen dana PPAN, meski BPN Kab/Kota keberatan dengan pemotongan itu.
Kemudian menurut JPU pada hari dan tanggal yang tidak diingat,Horsaman memanggil Jojor dan Samuel kumpul di ruang kerja Ka Kanwil BPN Sumut dengan mengatakan,”sudah bisalah kita bagi bagi dana taktis PPAN TA 2008 itu supaya ada upah jerih payah kita. Samuel kau oret-oretlah pembagiannya”. Lalu R Jojor Sitorus memerintahkan saksi Ruslan selaku bendahara menyiapkan uang sebesar Rp 930 juta untuk dimasukkan dalam amplop dengan isi bervariasi.
Mereka yang mendapat bagian di antaranya saksi Ir Bambang Maruto selaku Kabid Pengaturan/Penataan Pertanahan dapat Rp 60 juta dan saksi Nurhayati selaku Kabag TU BPN Sumut Rp 40 juta sedang Jojor Rp 35 juta,Samuel Rp 30 juta dan Horasman 150 juta.
Untuk pemeriksaan berikutnya majelis hakim diketuai Catur Irianto SH mengundurkan sidang pekan depan.Dalam berkas terpisah, majelis hakim diketuai EM Malau SH MH juga menyidangkan perkara terdakwa RJ Br S SH.Kedua terdakwa didampingi penasehat hukum.
Sidang Horasman Lanjut
Sementara sidang terdakwa Horasman Sitanggang,Kamis(28/1) dilanjutkan PN Medan dengan majelis hakim diketuai Asmui SH untuk mendengar keberatan (eksepsi) penasehat hukum Suhamzah SH.
Dalam eksepsinya,penasehat hukum memohon kepada hakim agar surat dakwaan Jaksa IKomang Ardhana SH dari Kejatisu dinyatakan batal demi hukum karena tidak jelas dan cermat baik dalam menguraikan waktu terjadinya perbuatan yang didakwa dilakukan terdakwa maupun uraian peristiwanya sehingga sulit dimengerti.

Balon Wabub Ayu Azhahri Di Goyang Adegan Ranjang

Ayu kembali mendapat cobaan berat pada saat berkompetisi dalam Pilkada Sukabumi. Foto syurnya bersama seorang bule tiba-tiba beredar luas di internet.
Kehadiran foto tersebut diduga sengaja dilakukan untuk menjegal langkah Ayu Azhari yang akan maju dalam pemilihan Pilkada Sukabumi. Aksi Black Campign ini diduga dilakukan oleh lawan Ayu yang ikut dalam pemilihan Bupati Sukabumi.
Ada 5 foto Ayu Azhari yang beredar luas di internet. Empat foto adalah potongan adegan syur Ayu dengan seorang bule dalam film “Without Mercy”, dan foto satunya lagi adalah foto Ayu yang tengah dugem bersama dengan kerabat dan saudaranya. Jika dilihat dari kelima foto tersebut, semuanya merupakan foto lama yang sudah beredar di internet.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat, menyebutkan bahwa mereka sudah mengajukan tujuh nama calon Kepala Daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi. Ayu Azhari adalah salah satu kandidat Wakil Bupati (Wabup).
Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Andreas Parcira, nama Ayu diajukan ke DPP PDI Perjuangan. “Yang menentukan DPP,” katanya kepada Berita Kota, Jumat (29/1).
Soal foto bugilnya, Andreas mengaku pernah menyakan kepada Ayu. Jawaban Ayu, itu semua, itu hanya rekayasa. “Jadi jika memang akan mencalonkan Ayu pasti ada konsekuensinya,” katanya.
Ayu, kata Andreas, dipaketkan dengan calon bupati (Cabup), yang diusung sejumlah partai politik (parpol) di Sukabumi, yakni Marman Hamami (saat ini adalah Wakil Bupati Sukabumi dan Ketua DPD Golkar Sukabumi). Sejauh ini kata Andreas, DPP PDI Perjuangan belum memutuskan apakah Ayu disetujui atau tidak.
“Nama Ayu Azhari itu tidak pernah disebut-sebut dalam rapat DPP , untuk menentukan nama Kepala Daerah akan dilakukan melalui beberapa tahapan dengan sejumlah persyaratan yang harus ditempuh oleh calon,” kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDI Perjuangan, Agnita Singedikane, Kepada Berita Kota.
Agnita menambahkan, selain kader, syarat lainnya adalah seseorang yang diusung menjadi kepala daerah harus memiliki loyalitas. Di Jabar, kata dia, banyak kader PDI yang layak didukung. “Kalau Ayu, saya belum dengar namanya, dia tiba-tiba muncul,jadi sebagai partai terbuka, kita buka semuanya kepada siapa saja yang ingin pakai perahu PDI Perjuangan, tapi mereka harus memenuhi syarat-syaratnya,” katanya.
Syarat utama, kata Agnita, terkait dengan bagaimana penerimaan kalangan masyarakat terhadap calon kepala daerah yang akan di usung dari mana saja asalnya. Termasuk kalau kandidat itu seorang artis, kata dia, maka kandidat itu akan terlebih dulu dilihat apakah kader PDI Perjuangan atau bukan. Di antara artis yang sudah dikenal di PDI Perjuangan adalah Dedi Gumelar (Milling), Helmy Yahya, dan Rieke Pitaloka (Oneng). Mereka tidak tiba-tiba menjadi kader PDI Perjuangan karena sudah lama menjadi kader partai ini.
Terkait dengan beredarnya foto-foto panas Ayu Azhari di internet, Agnita akan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan. “Kalau katanya itu trik untuk menaikkan popularitas Ayu, itu dalam segi apa? jadi banyak sekali pertimbangannya,” katanya.

AS-China Bahas Kebebasan Internet Google

Pemerintah AS dan China sudah "beberapa kali mengadakan pertemuan" sehubungan dengan pertikaian antara perusahaan jasa pencari situs di Internet,
Google, dan China tentang kebebasan Internet, dan masih akan mengadakan pertemuan lagi dalam beberapa hari mendatang, seorang diplomat AS mengatakan Selasa (Rabu WIB).
Diplomat kawakan Menlu AS Hillary Clinton, Kurt Campbell, untuk Asia timur, tidak begitu banyak memberikan rincian tentang pertemuan dan perundingan tersebut. Washington menganggap penggunaan Internet secara bebas dan terbuka sebagai "hak universal yang bisa didapatkan oleh semua orang," katanya kepada wartawan.
Kemampuan untuk beroperasi dengan penuh kepercayaan di dunia maya sangat penting dalam masyarakat dan ekonomi modern sekarang, katanya menambahkan.
"Menyangkut isu Google-China, pemerintah AS sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan otorita China, dan masalahnya akan dibahas lagi selama beberapa hari mendatang. Kami juga memproses masalah ini dengan sangat serius," katanya.
Kini jelas bahwa China menyangkal tuduhan Google. Namun kami juga menduga bahwa China berada dalam posisi terbaiknya untuk menjelaskan semua, dan untuk itu kami meminta penjelasan dari mereka, katanya lagi.
Namun Campbell tidak mau mengatakan apakah Washington sudah mengajukan permintaan resmi kepada Beijing untuk meminta penjelasan sebagaimana yang dijanjikan oleh Deparlu AS pekan lalu.
Akan tetapi seorang pejabat Deparlu yang minta tidak disebutkan identitasnya menjawab "belum lagi" ketika ditanya untuk konfirmasi apakah Washington sudah menyampaikan hal itu.
Menjawab pertanyaan kenapa proses untuk itu terlalu lama, pejabat tadi mengatakan, "Kami menjaga hubungan, dan kami sedang membicarakan isu ini dengan pihak China. Kami ingin melihat adanya penyelidikan yang transparan, dan sampai taraf tertentu kami masih berusaha mendapatkan gambaran tentang apa sebenarnya yang sedang terjadi," katanya sambil mengaku tidak tahu apakah Menlu Clinton sudah langsung mengangkat isu tersebut dengan pihak China.
Dalam sebuah pernyataan pekan lalu, Clinton dengan tidak resmi meminta penjelasan dari China tentang apa yang dikatakan Google sebagai gelombang serangan cyber "sangat canggih" yang ditujukan terhadap para aktivis hak azasi manusia China.
Pekan lalu Gedung Putih mendukung keputusan Google untuk tidak menerima lagi sistem sensor Internet oleh China yang bisa menuntun kepada mundurnya raksasa Internet itu dari China.
Pertikaian itu telah mengancam terganggunya hubungan antara Washington dan Beijing -- yang memang sudah ribut tentang sejumlah isu, mulai dari kegagalan kesepakatan pada KTT perubahan iklim Copenhagen hingga isu nilai yuan China dan sejumlah pertikaian perdagangan lainnya.
Sementara itu Clinton akan menyampaikan pernyataannya tentang kebebasan Internet Kamis (Jum’at, WIB) dengan mengemukakan tentang "strategi untuk melindungi kebebasan jaringan Internet di abad ke-21" pemerintah Presiden Barack Obama, kata Deparlu AS.

Gus Ipul Kumpulkan Koordinator Bonek

Fanatisme bonek terhadap tim kesayangan mereka, Persebaya, menarik perhatian Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul. Orang nomor dua di Pemprov ini berencana mengumpulkan para koordinator wilayah (korwil) bonek.

Tentu saja Gus Ipul juga akan mengumpulkan korwil suporter kesebelasan lain di Jatim seperti  Deltamania (suporter Deltras Sidoarjo), Ngalamania (suporter Persema Malang), Aremania (suporter Arema Malang), LA Mania (suporter Persela Lamongan), Sakeramania (suporter Persekabpas Pasuruan) dan lainnya.

Para delegasi suporter tersebut rencananya dikumpulkan sebelum putaran dua Indonesia Super Liga (ISL). ”Kami akan tekankan supaya (suporter Jatim) tidak terlalu fanatik berlebihan,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, kesanggupan para korwil atas nama suporter ini akan dituangkan dalam deklarasi damai antifanatisme berlebihan dan menolak aksi anarkis. Pihak Polda Jatim rencananya akan diundang. ”Fanatik boleh tapi jangan berlebihan, apalagi sampai mengorbankan nyawa,” sambungnya.

Pria asli Pasuruan ini kemarin sempat memuji loyalitas bonek yang begitu besar terhadap Bajul Ijo--julukan Persebaya. ”Bonek hebat, dengan modal terbatas punya tujuan besar, tapi bukan berarti mati. Saya juga bonek, saya pendukung Persebaya sejak lama, tapi kalau mati karena bola saya tidak mau, jadi wakil gubernur enak kok. Ngono yo ngono ning ojo ngono,” kelakar Ketua Umum GP Ansor ini.

Pembina Yayasan Suporter Surabaya (YSS) Wastomi Suheri menyambut baik rencana Wagub. ”Bagus kalau pemprov mau mengumpulkan. Memang selama ini yang kita harapkan suporter supaya tidak bentrok,” kata Ketua DPC Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Surabaya ini.

Wastomi menyatakan kesanggupan para korwil, utamanya bonek untuk menyosialisasikan hasil pertemuan ke tingkat bawah, kalangan suporter akar rumput. Pria asli Malang ini juga mengomentari dilipatgandakannya sanksi Komdis PSSI terhadap bonek dari larangan mendukung Persebaya tandang selama dua tahun menjadi empat tahun berikut denda Rp 250 juta.

”Selama ini sanksi yang diberikan PSSI kita ketahui dari media, tidak pernah langsung dari PSSI. Dengan sanksi terbaru, kita berupaya banding. Sekarang kita masih rapat untuk menyikapinya (sanksi terbaru),” pungkasnya.

Wenger Tak Cemas Rooney Cari Penalti

London - Wayne Rooney dua kali membuat Arsenal terluka karena tendangan penalti. Saat The Gunners menjamu Manchester United lagi, Arsene Wenger tak merasa perlu cemas kejadian serupa terulang.

Arsenal akan menjamu MU di Stadion Emirates dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (31/1/2010). Di lini belakang, 'Gudang Peluru' tampaknya akan menempatkan Sol Campbell akibat cederanya Thomas Vermaelen.

Campbell nantinya akan bertarung head to head menghadapi Rooney selaku striker MU. Bentrok keduanya mengingatkan Wenger pada sebuah pertandingan MU vs Arsenal, Oktober 2004.

Saat itu, Arsenal sedang mencatat rekor 49 pertandingan tanpa kalah. Berjumpa MU, rekor 50 laga tak kalah terbuka hingga menit 73 saat Campbell didakwa menjatuhkan Rooney di kotak penalti.

Wasit pun menghukum Arsenal dengan penalti yang sukses dieksekusi Ruud van Nistelrooy. Kemenangan MU bertambah jadi 2-0 berkat gol Rooney di penghujung pertandingan.

"Anda tahu lah, bagaimana para penyerang itu. Mereka bukanlah malaikat, mereka cuma memainkan pertandingan," ujar Wenger menanggapi kejadian nyaris enam tahun lalu itu di sirus Arsenal.

Pengalaman buruk dengan Rooney dan penalti terjadi lagi di awal musim ini. Di Old Trafford, Agustus 2009, kiper Manuel Almunia menjatuhkan Roo di kotak terlarang dan penalti pun kembali dijatuhkan.

Kali ini, Rooney sendiri yang sukses menjadi algojo. Gol itu membuat skor sama kuat 1-1 setelah Arsenal unggul via gol Andrei Arshavin. Gol bunuh diri Abou Diaby akhirnya jadi penentu kemenangan The Red Devils.

"Jika Anda menengok penalti di Old Trafford musim ini, Anda tidak bisa bilang itu bukan penalti karena Almunia memang melanggar dia. Bolanya sudah jauh, tapi Rooney mengambil keuntungan dari gerakan Almunia yang mengejar bola," ulas Wenger.

Menjelang duel kedua klub akhir pekan ini, Wenger mengaku bahwa ia tak cemas kalau-kalau Rooney akan mencoba mencari penalti lagi. Baginya, memang seperti itulah karakter seorang penyerang.

"Anda bisa bilang itu tindakan pintar. Tapi batas antara pintar dan mencoba curang, di situlah para penyerang mencoba bermain. Ada dua pertarungan, dengan lawan dan dengan aturan serta wasit. Anda akan mencoba mengambil keuntungan dari situ," kata Wenger.

"Kadang Anda sedikit kejauhan melewati batas, tapi itu bagian dari permainan untuk striker. Bukanlah sebuah kecurangan bila Anda sebagai striker mencoba untuk memaksa diri lebih," tutup Wenger bijak.
Kamis, 28 Januari 2010

Bonaran: Rekaman dan CCTV Harus Segera Dibuka

Bonaran Situmeang selaku pengacara Anggodo Widjojo meminta agar rekaman pembicaraan telepon antara Ary Muladi dengan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ade Raharja segera dibuka dan diperdengarkan secara luas kepada publik.

Selain itu Bonaran juga meminta agar bukti rekaman Closed-circuit television (CCTV) di Bellagio yang berisi pertemuan antara Pimpinan KPK dengan Ary Muladi juga dibuka ke publik.

"Keduanya ada di Mabes Polri dan Kejagung. Mereka pernah menyatakan memiliki barang bukti tersebut saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR tahun lalu," kata Bonaran kepada wartawan di gedung KPK Jakarta, Kamis 28 Januari 2010.

Bonaran datang ke KPK untuk mendampingi kliennya yang akan diperiksa penyidik KPK sebagai tersangka dalam dugaan adanya upaya menghalangi pengusutan kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT).

Menurut Bonaran, kedua bukti tersebut perlu dikemukakan kepada publik agar publik tidak menjadi bingung dan mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi dalam perkara yang menimpa kliennya.

Cuma Presiden Boleh Sentuh Trofi Piala Dunia

SETELAH berada di Jakarta sejak Minggu (24/1), trofi asli Piala Dunia meninggalkan Jakarta, Rabu  (27/1) pagi tadi, melanjutkan turnya ke Kuala Lumpur, kota kelima dari 83 lokasi kunjungan di 29 negara. Indonesia merupakan negara keempat setelah India, Vietnam, dan Thailand.
Di Jakarta, trofi kebanggaan ini mampir Kantor Presiden dan sempat diangkat Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) pada Senin (25/1). Lalu, trofi dipertontonkan untuk umum dan pecinta sepakbola di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (26/1).
Selama di JCC, hanya 10.000 pengunjung yang bisa berfoto dengan trofi yang akan diperebutkan 32 negara peserta pada ajang  Piala Dunia Afrika Selatan 2010, 12 Juni hingga 12 Juli mendatang itu. Bagi yang telat, hanya boleh melihat, tak boleh berfoto bersanding trofi.
’’Sama dengan kuota di tiap negara yang dilalui FIFA World Cup Trophy Tour by Coca Cola,’’ ujar Arif Mujahidin, media relations manager Coca-Cola, produsen minuman berkarbonat selaku sponsor resmi perhelatan Piala Dunia 2010.
Mereka juga akan diawasi secara ketat agar tidak berusaha untuk menyentuhnya. ’’Akan selalu ada yang mengingatkan pengunjung untuk tidak menyentuh trofi,’’ tutur Bobby Suardi, Senior Brand Manager Coca Cola Indonesia.
Trofi Piala Dunia tiba di Indonesia melalui Bandara Halim Perdana Kusuma pada hari Minggu lalu sekitar pukul 13.00 WIB  dengan kawalan 12 wakil dari FIFA. Tak jelas, siapa di antara 12 orang itu yang secara khusus membawa trofi karena seluruhnya berkopor besar. Untuk diketahui, trofi Piala Dunia sudah dua kali menyinggahi Jakarta. Sebelum ini, dilakukan menjelang Piala Dunia 2006 Jerman.
Trofi Piala Dunia memiliki tinggi 36,8 cm dengan berat 6,175 gr. Trofi yang kali pertama dipakai pada Piala Dunia 1974 itu terbuat dari emas 18 karat. Dasar trofi sendiri terbuat dari mineral bernama malachite dan dibagian bawahnya terukir tahun dan negara-negara pemenang.
Menurut Bobby Suadi, trofi yang didatangkan ke Indonesia merupakan trofi asli dan bukan replika. Untuk itu, pihaknya melakukan penjagaan super ketat  termasuk mengantisipasi datangnya ribuan orang yang ingin melihat trofi itu dari dekat.

Pengamanan Ketat
Ketatnya pengamanan tak hanya saat trofi dipamerkan. Menurut pantauan Surabaya Post  setidaknya ada 11-12 orang yang berugas untuk mengamankan trofi ini. Di antara mereka ada dua orang yang ditugaskan untuk terus mengamati trofi tersebut. ’’Ada dua petugas yang matanya tidak akan pernah lepas dari trofi ini,’’ papar Bobby Suardi.
’’Kami tidak bisa menyampaikan secara detail mengenai pengamanan terhadap trofi ini. Namun kami memastikan trofi ini berada dalam pengawalan dan pengamanan yang ketat,’’ kata juru bicara FIFA, Lingling Liu, yang ikut mendampingi perjalana trofi Piala Dunia itu kebeberapa Negara.
Di Indonesia, hanya Presiden SBY yang berkesempatan menyentuh dan mengangkat. Setelah mengangkatnya, SBY pun langsung terinspirasi untuk merevitalisasi sepakbola nasional. SBY menyatakan mimpi-mimpinya bahwa tim Indonesia bisa berpartisipasi di Piala Dunia atau minimal Piala Asia setelah 10-15 tahun mendatang.
’’Indonesia mendapat kehormatan kedatangan trofi Piala Dunia. Saya berharap bisa memberikan inspirasi untuk meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia,’’ kata presiden.
Dikatakan,  peluang Indonesia untuk suatu saat lolos ke putaran final Piala Dunia masih terbuka. "Masa-masa itu akan membawa kebahagian kita," katanya.
Sebelumnya, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) secara simbolis membuka tirai trofi Piala Dunia. Mantan juru bicara kepresidenan itu juga mendapat kesempatan pertama berfoto di sebelah trofi bersama Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dan petinggi Coca Cola.
Menurut Bobby Suardi, di luar tim juara memang hanya Presiden yang diperkenankan menyentuh langsung trofi Piala Dunia. ’’Pada trofi ini terdapat sidik jari para pemain yang pernah memenangkan Piala Dunia. Karena itu tidak sembarangan yang boleh menyentuhnya,’’ tuturnya.
Saat memindahkan trofi dari lokasi acara di ruang Geerberra, Hotel Mulia, para petugas juga terlihat menggunakan sarung tangan. Tak hanya itu, saat akan membawanya ke luar panggung, panitia menutupi dengan kain putih yang dibentangkan.
’’Pengamanan untuk trofi ini sangat ketat. Saat dalam perjalanan, trofi ditempatkan dalam satu pesawat yang dicarter dan hanya diisi oleh perwakilan FIFA, Coca Cola dan panitia lokal,’’ ungkap Bobby Suardi lagi.

Senang Foto Bersama
Meski hanya bersanding sedetik di samping Tropi Piala Dunia saat pengambilan gambar, ribuan pengunjung yang menyaksikan dari dekat piala kebanggaan sepakbola sejagad yang sejak Minggu hingga Selasa singgah di Jakarta itu merasa puas. Ini terjadi di Jakarta Convention Center, Senayan.
Penyelenggara FIFA World Cup Tour by Coca Cola mulai membuka loket antrean pada pukul 10.00 WIB. Antrean pun sudah mulai terlihat di pintu masuk Assembly Hall.
Menurut Media Relations Manager, Arif Mujahidin, para pengunjung yang sudah datang sebagian besar adalah undangan. Mereka terdiri atas karyawan dan karyawati PT Coca Cola, anak sekolah serta undangan lainnya. Sementara untuk umum dibuka mulai siang hingga petang.
’’Para undangan memang mendapat prioritas karena tidak perlu membeli produk Coca Cola untuk mendapatkan tiket masuk. Yang pekerja kami beri kesempatan pada siang hingga malam hari,’’ ujar Arif.
Panpel memang membuat ruangan sedemikian rupa sehingga antrean penonton berlangsung tertib. Begitu masuk arena, pengunjuung sudah disuguhi dengan berbagai macam games yang keseluruhannya banyak terkait dengan sepakbola.
Sementara itu, sebelum menuju lokasi trofi, pengunjung juga akan melewati bebagai ruangan yang menyajikan beragam pertunjukan. Mulai pojok Indonesia Soccer Corner, South Africa, Stadium dan film tiga dimensi. Setiap tempat berkapasitas 200 pengunjung.  ’’Ruangan-ruangan ini juga berfungsi sebagai tempat antrean bagi para pengunjung agar tidak membludak saat sampai di lokasi trofi,’’ ujar Arif.
Sementara itu salah seorang pengunjung, Irwansyah, siswa salah satu sekolah menengah umum mengaku sangat bergembira memperoleh kesempatan berfoto dengan tropi Piala Dunia yang dalam waktu dekat akn menjadi rebutan 32 negara dari lima benua itu. "Lumayan, ini kesempatan langka. Foto ini akan saya simpan untuk kenang-kenangan," ujarnya.
Hal sama dikemukakan seorang murid SMU, Golfiano Anugrah. Ia mengaku senang bisa melihat langsung tropi Piala Dunia. Ini merupakan kali pertama bagi Anugrah ini berdekatan dengan lambang supremasi sepakbola dunia itu.   "Saya sangat senang bisa berfoto dengan tropi Piala Dunia. Saya sebelumnya tidak pernah bermimpi bisa sedekat ini dengan tropi Piala Dunia itu meski hanya sebentar. Saya puas bisa melihatnya dari dekat," katanya. *

Gubernur Jatim Soekarwo Temui Demonstran

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menemui langsung massa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (28/1/2010) pukul 11.30.  Dalam kesempatan tersebut, Soekarwo berdialog dengan para demonstran.
Sejak pagi hari, Soekarwo ternyata sudah menunggu para demonstran di Gedung Grahadi. Tepat pukul 11.30 Soekarwo langsung naik kendaraan taktis Kepolisian.
Soekarwo lantas berorasi di depan peserta unjuk rasa. Ia memaparkan beberapa kinerja Pemprov Jatim, antara lain seperti pemberian surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan penyelesaian persoalan Bank Jatim.
Sesudah gubernur berorasi, peserta demonstrasi kemudian diberi kesempatan untuk berdialog. Mereka memberikan beberapa tuntutan pada gubernur, termasuk menandatangani surat pernyataan meski gubernur akhinya menolak menandatangani.

SBY Resmikan 2 PLTU di Banten Hari Ini

SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono akan meresmikan beroperasinya unit PLTU Labuan Unit 1 dengan kapasitas 300 MW di Banten. Selain itu SBY juga meresmikan PLTU Labuhan Angin dengan kapasitas 2x115 MW di Sumatra Utara.
Peresmian PLTU Labuhan Angin akan dilakukan secara conference. Diresmikan 2 PLTU ini akan ditandai dengan penarikan tuas saklar dan penandatanganan prasasti.
Setelah peresmian, ada juga acara penyerahan sejumlah bantuan secara simbolis berupa pemberian jaring nelayan, pemberian dana untuk pembangunan jalan desa dana untuk sekolah, instalasi air bersih oleh dirut PT PLN kepada 3 orang perwakilan penerima, Bantuan instalasi rumah dan penyambungan listrik pedesaan sebanyak 20 ribu, satuan sambungan rumah oleh Gubernur Banten kepada 4 orang penerima.
Yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon trembesi oelh SBY dan Ani Yudhoyono. SBY juga akan meninjau SMP Negeri 2 Labuan di Kecamatan Labuhan Pandeglang. Di SMP Negeri 2 Labuan SBY akan berdialog dengan para guru dan perwakilan murid.
Dalam kunjungan ini, SBY juga ditemani beberapa menteri KIB jilid II yakni Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Kelautan Fadel Muhammad, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiah, Dirut PLN Dahlan Iskan.
Sebelumnya, juru bicara presiden Julian A Pasah membantah anggapan yang mengatakan SBY menghindar dengan melakukan kunjungan kerja ke Banten. "Tidak, itu sudah dijadwalkan jauh dari rencana demo yang akan dilakukan besok (hari ini), 28 januari," imbuhnya.

Pesaing iPhone LG Dibanderol Rp5,99 Juta

GM LG Mobile Communication Indonesia Usun Pringgodigdo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 10 ribu unit BL 40 saat peluncuran.
“Pasar Indonesia bisa menerima produk ponsel high end. Seperti di Indonesia banyak terdapat mobil mewah,” katanya di Jakarta.
LG BL-40 tampil dengan desain premium dalam baluran warna hitam cemerlang (glossy) dengan ketebalan 10mm dan berat 129gram.
Ponsel generasi keempat LG Black Label Series itu mengusung gen khas keluarga LG chocolate sebelumnya yang dikeluarkan pertama kali tahun 2006.
“Ponsel ini sengaja dikeluarkan lebih dulu karena juga sebagai iconic untuk mengangkat brand LG,” jelas Usun.
BL 40 sebagai ponsel premium menggabungkan fashion dan teknologi. Ponsel berteknologi layar sentuh ini, menggunakan bahan tempered glass yang meminimalisir terjadinya goresan pada layar.
Layar menggunakan aspek rasio 21:9 dengan ukuran diagonal 4 inci. Sementara teknologi capacitive memungkinkan pengoperasian melalui sentuhan tangan.
Untuk multimedia, LG new Chocolate BL-40 LG menyediakan kapasitas penyimpan 1GB dan kartu eksternal hingga kapasitas 16 GB.
Melengkapi kemampuan hiburannya, LG mengusung fitur motion sensor dan fun stuff yang terdapat pilihan aplikasi hiburan interaktif yang unik.
BL-40 mendukung format AVI, MP4, DivX dan Xvid. Selain itu tersedia kamera 5MP.
Lensa yang digunakan merupakan lensa Schneider-Kreuznach dan juga ditanamkan kamera tambahan yang dapat digunakan dalam fungsi video call.
Fitur lain yang ditawarkan LG adalah dukungan jaringan HSDPA 7.2 untuk akses dengan kecepatan tinggi. Selain fasilitas wi-fi untuk pengalaman berselancar di dunia maya.[ito]

Maha siswa aksi bakar menyan

Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jakarta membakar kemenyan sebagai bentuk duka cita atas gagalnya 100 hari pemerintahan SBY-Boediono di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Kamis (28/1). Selain membakar kemenyan, para mahasiswa juga membawa keranda mayat dan pocong.
Dalam orasinya, para mahasiswa mengucapkan belangsungkawa dan penghargaan terhadap keberhasilan pemerintahan SBY-Boediono menyengsarakan rakyat Indonesia. "Kami mahasiswa Jakarta turut berbelasungkawa atas gagalnya Pemerintahan SBY-Boediono," teriak sang orator lantang.
Berdasarkan pantauan Republika Online, para mahasiswa secara terpola membentuk barisan. Setiap mahasiwa membawa spanduk, poster dan bendera. Rata-rata dari atribut aksi berisikan kecaman terhadap Pemerintahan SBY-Boediono.
Sekitar 500-an mahasiswa tampak menyesaki  kawasan Bundaran HI bersama para demonstran lain. Para Mahasiswa itu berasal dari gabungan aliansi mahasiswa se-Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi
Para mahasiswa itu merupakan gabungan dari BEM IPB, BEM se-Bogor, BEM PNJ (Poltek Negeri Jakarta), BEM UNJ (Universitas Negeri Jakarta), BEM APP, BEM PLN, BEM BSI, Unisma, STT-PLN, Fakultas Ilmu Bahasa UI, KAMMI Jakarta, KAMMI Bogor, KAMMI Bekasi, dan PP KAMMI.
Merekamemenuhi setengah lingkaran air mancur sembari membentangkan spanduk dan poster. Sehinggga, aksi itu menjadi pusat perhatian pengguna jalan.
Akibat berjubelnya mahasiswa yang melakukan aksi di kawasan HI, kemacetan dari arah Jalan Sudirman-MH Thamrin pun tak terhindarkan.

Polri Bantah Testimoni Susno Duadji

Mabes Polri membantah testimoni yang disampaikan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji kepada Panitia Khusus Angket Bank Century.

Kepala Bareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Pol Ito Sumardi mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap Susno yang saat ini tengah menjalankan umrah. ”Semalam (kemarin malam), Pak Susno mengatakan, itu bukan testimoni dan itu tidak benar. Nanti rekan-rekan bisa menanyakan kepada beliau sekembalinya dari umrah,” katanya di Mabes Polri,Jakarta,kemarin.

Seperti diketahui, seusai memberikan keterangan sebagai saksi dalam pemeriksaan Pansus Angket Century, Rabu (20/1), Susno menyerahkan juga satu bundel dokumen dengan judul Bhayangkara Sejati Setia dan Loyal. Dalam keterangan tertulis itu, Susno mengakui, Bareskrim tidak memprioritaskan penyidikan kasus penyertaan dana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar Rp6,7 triliun dikarenakan pertimbangan, ada anggota KSSK (Komite Stabilitas Sektor Keuangan) saat itu yang sedang menjadi kandidat wapres kemudian menang sehingga menunggu persiapan pelantikan wakil presiden.

Yang tentunya kalau disidik,dalam keterangan itu,akan terjadi kehebohan walaupun sebenarnya untuk membuktikan adanya korupsi dalam kasus penyertaan modal dari LPS senilai Rp6,7 triliun ke Bank Century tidak terlalu sulit. Menanggapi keterangan tertulis Susno tersebut, Ito Sumardi mengatakan, Mabes Polri telah mengumpulkan semua staf dan penyidik terkait pengakuan Susno kepada Pansus Angket Century.

“Hasilnya, berdasarkan fakta, apa yang disampaikan Pak Susno tidak benar.Saya bicara di sini berdasarkan fakta, apa yang disampaikan sama sekali tidak benar dan itu bisa dipertanggungjawabkan secara institusional, yang berbicara bukan saya sebagai Kabareskrim, tetapi kita bicara berdasarkan fakta yang ada,”katanya. Tidak hanya itu, Polri juga sudah meminta keterangan dari Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait persoalan tersebut.

”Saya sudah hubungi PPATK,sudah menghubungi pihak terkait, hasilnya tidak benar,” katanya. Ito menjelaskan, klarifikasi tersebut sudah dilaporkan ke Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Kapolri menilai, tidak ada masalah dan berharap tidak menjadi isu baru,mengingat masalah ini sudah lama selesai. ”Penyidikan Polri sudah optimal. Kalau ada hal lain yang ditemukan akan kita tindak lanjuti,”katanya.

Menurut Ito, seseorang yang menyampaikan suatu statement, pertanggungjawabannya bukan institusional tetapi pribadi yang bersangkutan. ”Orang bisa saja di bawah sumpah mengatakan A, B, itu tanggung jawab yang bersangkutan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan,karena kan di bawah sumpah, ”paparnya. Dalam kasus ini, ada ranah administrasi dan ada ranah pidana yang menjadi tanggung jawab Polri. Jika pansus kemudian membuat rekomendasi untuk ditindaklanjuti oleh institusi terkait, baru bisa dibedakan tugas mana yang akan Polri lakukan.

“Pansus akan memisahkan, ini bagian dari KPK, ini ditangani kejaksaan, ini oleh Polri, baru kita tindak lanjuti,” katanya. Diakuinya, memang ada kendala yang belum selesai seperti money laundering karena itu memang sesuatu yang sulit untuk diwujudkan. Keduanya merupakan warga negara asing (WNA) yang berada di luar negeri sehingga memerlukan prosedur yang panjang dan lama.

”Karena petunjuk dari jaksa, yah kita harus memeriksa Hesyam dan Rafat,”ucapnya. Ito menjelaskan, upaya yang dilakukan Susno tersebut berhasil mendapatkan aset dan membekukannya. Tapi, keterangan Susno kemudian berkembang dan pihaknya harus mendapatkan bukti.Tujuannya untuk melakukan penelusuran dan penyelidikan kembali. ”Itu kanbaru isu dari Pak Susno sehingga harus kita dalami.

Biar ada buktinya, sehingga kita akan menindaklanjuti. Kalau belum ada fakta hukumnya kita tidak bisa melakukan langkah-langkah penyelidikan,” katanya. Saat disinggung bahwa testimoni tersebut diberikan di bawah sumpah saat memberikan keterangan di pansus, Ito mengatakan, kebenaran isu tersebut harus dicari melalui penyidikan yang faktual dan berdasarkan fakta yang ada. Sementara itu, mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji, melalui pesan singkatnya kepada wartawan, membantah testimoni tersebut.

Menurut dia, dirinya memberikan kesaksian bukan dalam bentuk testimoni tertulis. ”Kesaksian resmi saya adalah kesaksian yang saya sampaikan secara lisan di depan pansus DPR, karena itulah kesaksian di bawah sumpah,”katanya. Namun dia mengakui, telah menyerahkan dokumen berisi skema aliran dana Robert Tantular dkk dan dokumen data dana yang dibekukan di dalam maupun di luar negeri.

Ditambah dengan surat keterangan Hesyam dan Rafat tentang kesediaan untuk mengembalikan dana Bank Century yang digelapkan Robert Tantular dkk. Adapun dokumen lain itu bukan dokumen atau pendukung keterangan. “Seperti buku yang saya ditulis. Buku yang ditulis teman-teman jurnalis atau wartawan yang liputan tentang saya, termasuk rencana atau draf tentang saya, yang judulnya Bhayangkara SejatiTidak Pernah Mengeluh. Itumerupakandraftentangsaya yang belum saya setujui jadi bukan testimoni,”katanya.

Pihak Istana membantah adanya penghentian penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian, mengingat adanya pelantikan presiden dan wakil presiden.Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, apa yang disampaikan Susno Duadji itu tidak benar. “Itu gak ada sama sekali,” ujar Julian di Kantor Kepresidenan,Jakarta, kemarin.

Menurut Julian,pengakuan Susno yang membuat heboh itu pun hingga saat ini belum dikomentari olehpresiden.Julianmengaku,hingga saat ini pihak Istana belum mengetahui secara pasti tentang isi testimoni yang disampaikan mantan Kabareskrim Mabes Polri tersebut.

Berkat Tersembunyi Dari Gempa Haiti

Di tengah kehancuran dan penderitaan yang teramat besar di Haiti, sebagian orang menanggapi bencana gempa ini dengan iman.
Ketika matahari mulai terbenam di ibukota Port-au-Prince, selama beberapa jam suasana surga seperti turun di sudut kota yang hancur.
Beberapa mil dari pusat gempa, pria, wanita dan anak-anak, kebanyakan dari mereka telah kehilangan segalanya, sedang menyanyikan "Blessed Assurance, Jesus is Mine".
"Banyak orang yang datang kepada Kristus. Bahkan sebelum khotbah dimulai orang-orang mulai berjalan ke depan dan menyerahkan hidup mereka kepada Yesus," ujar Pastor Janet dari gereja Church of God di Port-au-Prince.
Janet mengerti satu atau dua hal mengenai khotbah. Selama beberapa tahun terakhir ia telah menggembalakan 3.000 anggota jemaat gereja Tuhan. Tapi sekarang gempa telah menyebabkan kesulitan bagi gerejanya.
"Gedung gereja mulai bergoncang ke kiri dan ke kanan," ujarnya. "Sekitar 250 orang sedang berkumpul saat itu dan bersiap-siap untuk melakukan babtisan. Kami semua segera berlarian ke pintu."
Namun enam orang di antara mereka tidak dapat keluar tepat waktu dan meninggal. Pastor Janet kehilangan rumahnya. Pastor Janet saat ini telah menjadi salah satu di antara ratusan orang dalam sebuah komunitas yang saat ini memiliki sebuah tempat baru dan menamakannya rumah.
"Tuhan mengatakan kepada saya bahwa gereja harus tetap dilanjutkan meskipun kesulitan menghadang," ia menambahkan. "Jadi, saat ini kami mengadakan kebaktian di tenda-tenda setiap hari."
Bagi Himide Oreste (41) dan delapan orang anaknya, pertemuan ibadah setiap hari membawa kehidupan baru bagi mereka.
"Saya telah memutuskan kemarin untuk memberikan hidup saya sepenuhnya kepada Yesus Kristus untuk pertama kalinya," ujar Oreste. "Saya tahu Dia telah menyelamatkan saya dan keluarga dari gempa."
Bagi yang lainnya seperti Mathurin Wislin, selamat dari gempa berarti memperoleh kesempatan kedua.
"Saya menjauh dari Tuhan selama bertahun-tahun, tapi sejak gempa saya telah kembali mengabdikan hidup saya kepada-Nya," ujar Wislin.
Kisah kesaksian ini menjadi musik di telinga Pastor Janet yang percaya bahwa Tuhan akan menggunakan tragedi ini untuk menarik lebih banyak orang datang kepada-Nya.
"Haiti selalu dikenal sebagai bangsa pengikut voodoo," ujar Pastor Janet. "Tapi saya berdoa bahwa hal itu akan berubah. Setiap orang di gereja kami telah berpuasa semenjak hari terjadinya gempa, memohon pada Tuhan untuk memulihkan bangsa kami sehingga suatu hari nanti kami dapat menjadi terang bagi Yesus."

GIB: Demo Hari Ini Bukan untuk Pemakzulan

Aksi unjuk rasa mengkritisi 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono yang akan digelar Kamis (28/1/2010) ini diklaim sebagai gerakan politik damai dan tidak melawan hukum. Gerakan ini juga tidak dimaksudkan untuk melengserkan presiden.
Setidaknya, demikianlah yang disampaikan kordinator lapangan aksi Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Ton Abdillah Haz, saat dihubungi Kompas.com, Kamis. "Tugas institusi yang sah melakukan itu (pemakzulan). Eggak ada tujuan itu, enggak ada, apalagi yang berdarah seperti aksi '98," ujar Ton.
Dia mengatakan, aksi GIB tidak akan berjalan rusuh karena pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan menyiapkan pasukan pengamanan internal. "Polisi yang sudah lihat GIB aksi 9 Desember sudah percaya kami enggak akan rusuh," katanya.
Ia juga mengatakan, GIB akan mengerahkan sekitar 12.000 orang yang merupakan gabungan dari 64 organisasi massa, antara lain GMKI, PMKRI, BEM Nusantara, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Serikat Pekerja Nasional, dan Keluarga Besar Universitas Bung Karno.
Aksi yang bertujuan menyampaikan mosi tidak percaya terhadap pemerintahan SBY-Boediono ini akan digelar di depan Istana Negara sekitar pukul 14.00. "Rencananya, akan ada orasi, teatrikal, ada musik, sampai jam lima sore," ujar Ton.
Massa akan berkumpul di depan Gedung Indosat, Jl Medan Merdeka Barat, sekitar pukul 12.30, kemudian akan bergerak ke Istana Negara. Untuk mengamankan semua aksi yang akan digelar di Jakarta hari ini, Polda Metro Jaya melansir akan mengerahkan sekitar 10.000 personel kepolisian.

Polri Bantah Testimoni Susno Duadji

Mabes Polri membantah testimoni yang disampaikan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji kepada Panitia Khusus Angket Bank Century.

Kepala Bareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Pol Ito Sumardi mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap Susno yang saat ini tengah menjalankan umrah. ”Semalam (kemarin malam), Pak Susno mengatakan, itu bukan testimoni dan itu tidak benar. Nanti rekan-rekan bisa menanyakan kepada beliau sekembalinya dari umrah,” katanya di Mabes Polri,Jakarta,kemarin.

Seperti diketahui, seusai memberikan keterangan sebagai saksi dalam pemeriksaan Pansus Angket Century, Rabu (20/1), Susno menyerahkan juga satu bundel dokumen dengan judul Bhayangkara Sejati Setia dan Loyal. Dalam keterangan tertulis itu, Susno mengakui, Bareskrim tidak memprioritaskan penyidikan kasus penyertaan dana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar Rp6,7 triliun dikarenakan pertimbangan, ada anggota KSSK (Komite Stabilitas Sektor Keuangan) saat itu yang sedang menjadi kandidat wapres kemudian menang sehingga menunggu persiapan pelantikan wakil presiden.

Yang tentunya kalau disidik,dalam keterangan itu,akan terjadi kehebohan walaupun sebenarnya untuk membuktikan adanya korupsi dalam kasus penyertaan modal dari LPS senilai Rp6,7 triliun ke Bank Century tidak terlalu sulit. Menanggapi keterangan tertulis Susno tersebut, Ito Sumardi mengatakan, Mabes Polri telah mengumpulkan semua staf dan penyidik terkait pengakuan Susno kepada Pansus Angket Century.

“Hasilnya, berdasarkan fakta, apa yang disampaikan Pak Susno tidak benar.Saya bicara di sini berdasarkan fakta, apa yang disampaikan sama sekali tidak benar dan itu bisa dipertanggungjawabkan secara institusional, yang berbicara bukan saya sebagai Kabareskrim, tetapi kita bicara berdasarkan fakta yang ada,”katanya. Tidak hanya itu, Polri juga sudah meminta keterangan dari Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait persoalan tersebut.

”Saya sudah hubungi PPATK,sudah menghubungi pihak terkait, hasilnya tidak benar,” katanya. Ito menjelaskan, klarifikasi tersebut sudah dilaporkan ke Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Kapolri menilai, tidak ada masalah dan berharap tidak menjadi isu baru,mengingat masalah ini sudah lama selesai. ”Penyidikan Polri sudah optimal. Kalau ada hal lain yang ditemukan akan kita tindak lanjuti,”katanya.

Menurut Ito, seseorang yang menyampaikan suatu statement, pertanggungjawabannya bukan institusional tetapi pribadi yang bersangkutan. ”Orang bisa saja di bawah sumpah mengatakan A, B, itu tanggung jawab yang bersangkutan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan,karena kan di bawah sumpah, ”paparnya. Dalam kasus ini, ada ranah administrasi dan ada ranah pidana yang menjadi tanggung jawab Polri. Jika pansus kemudian membuat rekomendasi untuk ditindaklanjuti oleh institusi terkait, baru bisa dibedakan tugas mana yang akan Polri lakukan.

“Pansus akan memisahkan, ini bagian dari KPK, ini ditangani kejaksaan, ini oleh Polri, baru kita tindak lanjuti,” katanya. Diakuinya, memang ada kendala yang belum selesai seperti money laundering karena itu memang sesuatu yang sulit untuk diwujudkan. Keduanya merupakan warga negara asing (WNA) yang berada di luar negeri sehingga memerlukan prosedur yang panjang dan lama.

”Karena petunjuk dari jaksa, yah kita harus memeriksa Hesyam dan Rafat,”ucapnya. Ito menjelaskan, upaya yang dilakukan Susno tersebut berhasil mendapatkan aset dan membekukannya. Tapi, keterangan Susno kemudian berkembang dan pihaknya harus mendapatkan bukti.Tujuannya untuk melakukan penelusuran dan penyelidikan kembali. ”Itu kanbaru isu dari Pak Susno sehingga harus kita dalami.

Biar ada buktinya, sehingga kita akan menindaklanjuti. Kalau belum ada fakta hukumnya kita tidak bisa melakukan langkah-langkah penyelidikan,” katanya. Saat disinggung bahwa testimoni tersebut diberikan di bawah sumpah saat memberikan keterangan di pansus, Ito mengatakan, kebenaran isu tersebut harus dicari melalui penyidikan yang faktual dan berdasarkan fakta yang ada. Sementara itu, mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji, melalui pesan singkatnya kepada wartawan, membantah testimoni tersebut.

Menurut dia, dirinya memberikan kesaksian bukan dalam bentuk testimoni tertulis. ”Kesaksian resmi saya adalah kesaksian yang saya sampaikan secara lisan di depan pansus DPR, karena itulah kesaksian di bawah sumpah,”katanya. Namun dia mengakui, telah menyerahkan dokumen berisi skema aliran dana Robert Tantular dkk dan dokumen data dana yang dibekukan di dalam maupun di luar negeri.

Ditambah dengan surat keterangan Hesyam dan Rafat tentang kesediaan untuk mengembalikan dana Bank Century yang digelapkan Robert Tantular dkk. Adapun dokumen lain itu bukan dokumen atau pendukung keterangan. “Seperti buku yang saya ditulis. Buku yang ditulis teman-teman jurnalis atau wartawan yang liputan tentang saya, termasuk rencana atau draf tentang saya, yang judulnya Bhayangkara SejatiTidak Pernah Mengeluh. Itumerupakandraftentangsaya yang belum saya setujui jadi bukan testimoni,”katanya.

Pihak Istana membantah adanya penghentian penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian, mengingat adanya pelantikan presiden dan wakil presiden.Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, apa yang disampaikan Susno Duadji itu tidak benar. “Itu gak ada sama sekali,” ujar Julian di Kantor Kepresidenan,Jakarta, kemarin.

Menurut Julian,pengakuan Susno yang membuat heboh itu pun hingga saat ini belum dikomentari olehpresiden.Julianmengaku,hingga saat ini pihak Istana belum mengetahui secara pasti tentang isi testimoni yang disampaikan mantan Kabareskrim Mabes Polri tersebut.

Kejanggalan Kasus Nasrudin Harus Ditindaklanjuti

Dalam pledoinya, Antasari Azhar menjabarkan adanya benang merah dalam persidangan yang harus didalami lebih lanjut guna mencari kebenaran materiil tentang peran dan motif dalam pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnaen.

Beberapa hal yang mengganjal antara lain saksi Rhani Juliani yang sengaja mengajak bertemu dan merekam pembicaraan secara diam-diam. Juga, saksi Sigid ternyata melakukan perekaman. Selain itu, tanpa sepengetahuan Antasari, Sigid mengadakan pertemuan dengan tim bentukan Kapolri pada 4 Januari 2009 di Hotel Manhattan.

Setelah empat bulan ditahan, Antasari baru mengetahui bahwa selama ini Sigid menyiapkan dana per bulan untuk pengawal pribadi yang ditugasi Mabes Polri tanpa sepengetahuan dirinya. Kemudian ada upaya mengadu domba Antasari dengan Nasrudin melalui SMS yang seolah-olah dari Antasari, tapi kemudian hal itu tak terbukti dalam persidangan.

Kemudian adanya keterangan Sigid yang janggal tentang penyerahan dana Rp500 juta yang dikatakan diberikan atas persetujuan Antasari, tapi tak bisa dibuktikan. Namun, di lain waktu, Sigid mengatakan itu adalah pinjaman Wiliardi. Kesaksian tak logis itu, kata Antasari, sekadar melengkapi alat bukti yang memang sejak awal sudah direncanakan guna menjerat dirinya.

Dari semua kejanggalan itu, Antasari mempertanyakan motif dan peran Sigid dalam rangkaian skenario besar ini dan untuk kepentingan siapa Sigid melakukan hal-hal tersebut yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dan berujung pada dijadikannya Antasari sebagai terdakwa.

Jakarta Digoyang 27 Demo

Sebanyak 27 unjuk rasa akan digelar di berbagai wilayah DKI Jakarta, Kamis (28/1) ini. Sebagian besar demonstrasi tersebut terkait dengan momentum 100 hari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Menurut informasi Traffic Management Center Polda Metro Jaya, 27 demo tersebut tersebar di berbagai tempat, terutama di Istana Merdeka dan di Gedung MPR/DPR.

Aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, diagendakan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Para peserta aksi, antara lain, dari Front Oposisi Rakyat Indonesia, Front Perjuangan Rakyat, dan Mahasiswa Bersatu. Sedangkan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia menyambangi Istana pukul 10.00 WIB.

Gerakan Indonesia Bersih mengklaim akan mengerahkan lebih 10 ribu orang. Rencananya, mereka akan memulai aksin pukul 13.00 WIB. Di Gedung MPR/DPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, aksi akan berlangsung pukul 09.00 WIB, antara lain, oleh Asosiasi Pekerja Indonesia, Serikat Buruh Seluruh Indonesia, dan Komite Buruh Reformasi.

Unjuk rasa lain dilakukan di sejumlah tempat, seperti di depan kantor Kementerian Perekonomian dan Kementerian Keuangan di Jalan Dr Wahidin, dan Istana Wakil Presiden di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Sedangkan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi ajang unjuk rasa oleh kelompok yang menamakan dirinya Koalisi Indonesia Bersih.

Demo Besar-besaran 100 Hari SBY

Ada sekitar 64 elemen masyarakat yang total berjumlah 70 ribu akan turun ke jalan pada hari ini demi menggelar unjuk rasa yang bertepatan dengan 100 hari pemerintahan SBY-Boediono. Aksi ini sudah dimulai semenjak pukul 8 tadi pagi dan ada 3 titik yang menjadi pusat demo besar yakni Istana Presiden, KPK, dan Gedung DPR.
Dalam unjuk rasa besar-besaran ini, mereka mengusung 5 isu yakni kegagalan Presiden SBY melindungi kedaulatan dan ketahanan ekonomi nasional. Dan ketidak-mampuan Yudhoyono menegakkan negara hukum dan memberantas korupsi. Mereka juga menilai SBY gagal menyejahterakan dan melindungi petani, guru, nelayan, kaum miskin perkotaan, dan buruh migrant. Ia juga dianggap gagal mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyehatkan bangsa.
Sejauh ini, organisasi massa yang sudah menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa adalah Gerakan Indonesia Bersih, LMND, Repdem, Serikat Tani Nasional, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Kontras, Kompak, Pemuda Muhammadiyah, PMII, HMI, dan BEM UNJ, BEM Unas serta BEM UI.
Dari sektor perekonomian, meski tidak turun ke jalan berunjuk rasa, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) juga menilai program 100 hari pemerintahan SBY-Boediono tidak sesuai dengan harapan masyarakat dikarenakan sejak awal program 100 hari memang tidak jelas alias kabur dengan target apa saja yang akan dicapai.

Harga iPad Apple Mulai 499 Dolar

San Francisco (ANTARA News/AFP) - Harga untuk iPad, sebuah komputer tablet layar sentuh yang diluncurkan oleh Apple pada Rabu, akan dimulai pada 499 dolar AS dan perangkat baru ini akan mulai dikapalkan ke seluruh dunia dalam 60 hari, kata perusahaan itu.

"iPad akan tersedia pada akhir Maret di seluruh dunia untuk ritel seharga 499 dolar untuk model 16GB (gigabyte), 599 dolar untuk model 32GB, 699 dolar untuk model 64GB," kata pernyataan Apple.

"Wi-Fi + iPad model 3G akan tersedia pada April di Amerika Serikat dan negara yang dipilih untuk harga ritel 629 dolar untuk model 16GB, 729 dolar untuk model 32GB dan 829 dolar untuk model 64GB."

BMKG: Gempa Bergerak dari Timur ke Barat

Liputan6.com, Jakarta: Gempa melanda tiga kawasan yang cukup berdekatan satu sama lain mulai Kamis (28/1) dini hari hingga siang ini. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 5,5, 5,2, serta 5,0 skala Richter tersebut mengguncang Dili-Timorleste, Wonosari-Yogyakarta, dan Cilacap-Jawa Tengah. Ketiga gempa terjadi pada pukul 02.00, 03.39, dan 11.00 [baca: Gempa 5,0 SR Guncang Cilacap].

Dilihat dari tempat dan waktu kejadian, gempa tersebut terlihat seperti sedang bergerak dari kawasan Timur menuju Barat Pulau Jawa. Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum memberikan peringatan apapun mengenai kapan dan dimana gempa selanjutnya mungkin terjadi.

Plaza Indonesia Tutup Selama Demo Berlangsung

VIVAnews -- Puluhan massa terus bergerak menuju Istana Negara untuk menggelar aksi demo memperingati 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, 28 Januari 2010. Saat ini massa terpusat di depan Hotel Indonesia.

Mengantisipasi terjadi kericuhan, pihak management Plaza Indonesia tidak ingin mengambil resiko dengan tetap membuka pusat perbelanjaan. "Kami tidak ingin ambil resiko, makanya kami tutup," ujar salah satu satpam Plaza Indonesia kepada VIVAnews.

Penutupan rencananya akan dilakukan selama aksi demo berlangsung. "Yah, kalau demo setengah hari kita tutup tengah hari, kalau seharian kita juga tutup seharian. Yang jelas selama aksi demo berlangsung," tuturnya.

Sementara massa dari berbagai elemen seperti mahasiswa dari kampus Sekolah Tinggu Ilmu Hukum Gunung jati Tengarang datang menggunakan tiga bus, yang datang secara berbarengan.

Rencananya, aksi demo hari ini akan dilakukan sedikitnya 65 organisasi masyarakat (ormas). "Ada massa 10 ribu akan berdemo di DPR, ada juga massa KAMI di KPK. Massa yang ikut berdemo adalah petani, buruh, dan sebagainya," kata Effendy Ghazali kepada tvOne, Kamis 28 Januari 2010. Khusus Kompak, demonstrasi akan dipusatkan di Istana negara.

Dalam kesempatan itu, Effendy menyatakan penurunan rasa percaya publik dalam Program 100 hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan disuarakan dalam aksi ini.

"Barisan paling depan tetap mahasiswa. Mereka akan di back up petani dan massa lainnya," jelas Effendy.

Aksi demonstrasi 28 Januari digelar menyikapi Program 100 hari kinerja SBY dan Boediono.

Sebelumnya, salah satu koordinator Gerakan Indonesia Bersih Yudi Latif menjamin aksi ini akan berjalan damai. "Kami sudah koordinasi dengan polisi," kata dia.

Jika sampai ada penyusup yang membuat demo berjalan ricuh, itu menjadi tugas polisi untuk menjaganya.

Anas Urbaningrum Menilai Demonstrasi Wajar di Era Demokrasi

Demonstrasi adalah hal yang wajar di era demokrasi seperti ini. Hanya, apakah demonstrasi itu sejalan dengan ketentuan dan prinsip demokrasi atau tidak. Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menanggapi rencana aksi besar-besaran pada 28 Januari besok untuk mengkritisi pemerintahan SBY-Boediono.

Dalam pesan singkatnya yang diterima metrotvnews.com, Rabu (27/1) malam, Anas berpendapat bahwa dalam aksi besok sangat mungkin diikuti oleh mereka yang niatnya tidak demokratis. Hal itu sudah terlihat dengan rencana mengusung mosi tidak percaya kepada pemerintahan SBY-Boediono. Menurut Anas, jelas itu justru berseberangan dengan prinsip demokrasi.

Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR itu mengatakan, demokrasi tidak bisa dijalankan dengan selera sendiri-sendiri. Kalau begitu, Anas meyakini demokrasi akan jatuh ke jurang anarki. Dan anarki adalah harapan bagi orang-orang yang diragukan kewarasannya. Itu jelas merupakan penyakit dan ancaman bagi alam demokrasi di negeri ini.

"Demokrasi kita akan sehat, dewasa dan berguna bagi rakyat jika dijalankan secara konstitusional," pungkas Anas.

Sumber Metrotvnews.com 
Senin, 25 Januari 2010

IHSG Turun Tipis, Rupiah Menguat

VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia masih mengalami tekanan jual, meski tidak terlalu dalam. Sedangkan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berbalik arah menguat.

PT Reliance Securities Tbk dalam risetnya hari ini berpendapat, penurunan IHSG awal pekan ini diprediksi terpicu sentimen naiknya suku bunga di China yang menjadi faktor utama keluarnya dana asing dari Indonesia.

Bahkan, sekuritas tersebut mengakui, meski fundamental emiten yang tercatat di BEI mengalami pertumbuhan, namun aliran dana masih belum terbendung untuk keluar dari pasar saham.

IHSG pada penutupan transaksi Senin, 25 Januari 2010, melemah 12,48 poin (0,48 persen) ke level 2.597,86. Sedangkan pada akhir sesi I tadi, indeks terkoreksi 13,64 poin atau 0,53 persen di posisi 2.596,70.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 3,22 triliun dan volume tercatat 9,52 juta lot, dengan frekuensi 79.422 kali. Sebanyak 96 saham menguat, 87 melemah, 70 ditutup stagnan, serta 232 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 439,16 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 940,45 miliar.

Bursa Asia saat IHSG tutup juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng turun 127,63 (0,62 persen) ke level 20.598,55, Nikkei 225 melemah 77,86 poin atau 0,74 persen menjadi 10.512,69, dan Straits Times tekoreksi 3,51 persen (0,12 persen) di posisi 2.816,20.

Di Bursa Efek Indonesia, saham unggulan yang melemah cukup besar di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp 650 atau 3,75 persen ke level Rp 16.650, PT Astra International Tbk (ASII) melemah Rp 400 (1,18 persen) menjadi Rp 33.400, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) terkoreksi Rp 350 atau 2,03 persen di posisi Rp 16.850.

Rupiah Positif
Sementara itu, analis PT BNI Securities Akhmad Nurcahyadi berpendapat, penguatan sementara nilai tukar rupiah turut menjadi faktor penggerak bursa dalam negeri di hari ini.

Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.347 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.355/US$.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.388 per dolar AS. Pada perdagangan Jumat, 22 Januari 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.342-9.388/US$.

Marah di Facebook Karena Cemburu, Dituntut 5 Bulan Penjara

TEMPO Interaktif, Jakarta -Terdakwa kasus penghinaan melalui jejaring sosial Facebook, Nur Arafah dituntut 5 bulan penjara. Jaksa Penuntut Umum, Yosi Diana mengatakan Farah dijerat pelanggaran pasal perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik

Farah, lanjut Yosi, tidak dikenai pasal Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena masih dibawah umur, dan kasusnya hanya soal kecemburuan. "Hanya dikenakan pasal 310 dan 311 KUHP," kata Yosi di Pengadilan Negeri Bogor, Senin (25/1).
Sementara Farah mengaku siap menerima tuntutan tersebut dan siap menjalaninya. Namun dengan kejadian tersebut dirinya mengaku akan berhati-hati jika akan menggunakan Facebook atau fasilitas dunia maya lainnya. " Saya siap menerima kenyataan ini," kata Farah.

Kasus penghinaan lewat Facebook mencuat saat Fely Fandini malaporkan Farah karena telah melakukan penghinaan di Facebook.
Saat itu Farah mengaku cemburu dengan kedekatan pacarnya Ujang Romansyah, dengan Fely sehingga mengeluarkan kata-kata kotor dalam Facebook.

Tiphone T68, Ponsel QWERTY Dual Sim Card

Tiphone hadirkan Tiphone T68, sebuah ponsel GSM-CDMA. Ponsel ini adalah hasil kerjasama TelkomFlexi dan Simpati. Terlihat pada ponsel ini menggunakan Trackball, tapi belum bisa dipastikan karena pada iklannya tidak tertulis menggunakan Trackball.
Ponsel berbasis QWERTY dengan dual mode GSM-CDMA ini menerapkan layar 2 inci dengan kamera, bluetooth, MP3 Player, T-Flash slot, GPRS, MMS, FM Radio serta aplikasi social networking.
Tiphone direncanakan akan dilepas dengan harga Rp 777 ribu dengan bonus perdana Flexi dan Smpati. Belum diperoleh informasi apakah kedua sim card tersebut dilock atau tidak.
Kabarnya, Tiphone mobile juga akan meluncurkan modem HSUPA bersamaan dengan ponsel Tiphone T68 melalui dealer-dealer resminya di Indonesia.

22 Januari

22 Januari adalah hari ke-22 dalam kalender Gregorian dengan 343 hari (atau 344 hari dalam tahun kabisat) menjelang akhir tahun.

Sponsored By Yahoo Online Airline Tickets Find airline ticket online easily and get great deals. www.thewisebuyer.com Dr Cheong Lai Leng - Female Hair Loss Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480. www.LLCheongSkin.com/singapore Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103. www.AnnTan.com.sg Cord Blood Banking with Cordlife Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank. www.cordlife.com Effective Knee Arthritis Treatment One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now. www.ortho.com.sg > Berita Terpopuler * ICW: MA Gagal Berantas Korupsi * Pengamat: PAN Tak akan Kritis Lagi * Susno Cabut Laporan karena Bambang Polisi Senior * Robert Batal Beri Keterangan ke Pansus * Robert Tantular: Saya Ditekan BI * Roy Suryo Bantah Terima Rp 5 Triliun * Sri Mulyani Siap Bertemu Pansus * Tujuh Partai Lebur ke Gerindra * Robert Tantular Mengaku Tak Kenal Sri Mulyani * JK: Tak Ada yang Ditutup-tutupi Lokasi Jatuhnya Pesawat Ethiopia Sudah Ditemukan

Lokasi jatuhnya pesawat milik Ethiopian Airlines sudah ditemukan. Menteri Transportasi dan Pekerjaan Umum Lebanon, Ghazi El Aridi mengatakan, pesawat itu jatuh sekitar 3,5 kilometer arah Barat kota Na'ameh, sebuah kota yang terletak 15 kilometer arah Selatan Beirut, Lebanon, seperti dikutip CNN. Meski demikian, Tim evakuasi masih belum menemukan reruntuhan pesawat dan para korban.

Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Ethipian Airlines itu dilaporkan jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari bandara Internasional Rafik Hariri, Lebanon, Senin (25/1) dinihari. Pesawat dengan 89 orang penumpang itu terbang dari Beirut menuju Ibukota Ethiopia, Addis Ababa. Namun baru beberapa menit lepas landas, pesawat tersebut hilang dari pantauan radar. Penyebab jatuhnya pesawat masih belum diketahui.

Pesawat Jatuh Diduga Akibat Kerusakan Mesin

Kepala Kepolisian Resor Ketapang, Ajun Komisaris Polisi Badya Wijaya, Kamis (31/12), menyatakan pesawat milik PT Sinar Mas Super Air, yang jatuh dan menimpa ruang unit gawat darurat rumah Sakit Dokter Agoesdjam Ketapang, Kamis pagi, diduga karena kerusakan mesin.

Menurut Kapolres sebagaimana di kutip ANTARA ,pesawat yang jatuh itu jenis Fry fligght Pk-PNY UTNZ - TNGP. Tanda kebangsaan dan pendaftaran pesawat PK-PNX Tipe pesawat udara fletcher FU-24-950 nomor seri pesawat 187. Pesawat datang dari Pangkal Pinang (Riau) dan transit di Ketapang, karena cuaca buruk.

Pesawat mengangkut PUPUK dari Pangkal Pinang dengan tujuan ke Pangkalanbun (Kalteng). Namun karena cuaca buruk, pesawat kemudian transit di bandara Rahadi Oesman, Ketapang. Pada pukul 08:30 WIB, pesawat baru terbang untuk meneruskan kembali perjalannya.

Namun sekitar lima menit kemudian jatuh menimpa atap ruang UGD RSUD Agoesdjam dan mobil seorang dokter yang sedang parkir di halaman rumah sakit. Jarak antara bandara ke rumah sakit itu sekitar dua kilometer [baca:Pesawat Jatuh Timpa Rumah Sakit]

Pilot pesawat bernama Sigit Yudiharjo (49) beralamat di Desa Sesak Panjang, Kecamatan Tajur Halang, Bogor. Sedangkan teknisinya Tutut Winarto (54). Keduanya tewas akibat musibah ini. Pemilik pesawat PT. Sinar Mas Super Air, beralamat di Jalan Teuku Umar No.19 Pekan baru.(

Istri Dubes Prancis Diduga Ikut Jadi Korban

Istri Duta Besar Prancis untuk Lebanon, diduga kuat ikut menjadi korban pesawat milik Ethiopian Airlines yang jatuh di perairan Laut Mediterania. Konfirmasi ini diperoleh dari seorang pejabat kantor Kedutaan Prancis di Lebanon, Anne Charlotte, seperti dikutip CNN, Senin (25/1).

Pesawat jenis Boeing 737-800 itu membawa tujuh awak pesawat dan 83 orang penumpang. Menurut Menteri Transportasi dan Pekerjaan Umum Lebanon Ghazi El Aridi, sebanyak 54 berkewarganegaraan Lebanon, 22 Ethiopia, dua Inggris, seorang Irak, seorang Syria, seorang Lebanon-Kanada, seorang Russia-Lebanon, dan seorang berkewarganegaraan Prancis.

Dikhawatirkan, seluruh penumpang dan awak pesawat ini tewas. Namun tim evakuasi gabungan dari tentara Lebanon dan pasukan PBB masih menuju ke lokasi jatuhnya pesawat, sekitar 3,5 kilometer arah barat Kota Na'ameh, sebuah kota yang terletak 15 kilometer arah selatan Beirut, Lebanon.

ATM 'Dibobol' di TV, BCA Keberatan?

Banyak pihak dinilai Roy Suryo terganggu dengan aksi ahli forensik digital Ruby Alamsyah yang memperagakan pembobolan ATM BCA dengan kartu bodong live di stasiun televisi. Bahkan disebutkan anggota Komisi I DPR RI itu, pihak BCA sampai keberatan dibuatnya.

ATM yang menjadi 'sasaran' peragaan Ruby memang milik BCA. Lewat kartu ATM bodong berwarna putih yang digunakannya, Ruby berhasil menembus sistem pengamanan di ATM tersebut dan bisa menarik sejumlah uang.

"Saya mendapat laporan dari orang-orang BCA di grass root yang mengurus soal ATM, BCA katanya keberatan. Soalnya mereka juga tidak memberi izin. Harusnya itu kan pakai izin, karena itu di luar haknya (Ruby-red.)," ujar Roy kepada detikINET, Senin (25/1/2010).

"Sama saja kalau rumah Anda dijadikan sasaran pembobolan kunci kan harus izin dulu," sergahnya.

Lalu bagaimana tanggapan resmi dari BCA? Sayang ketika dikonfirmasi detikINET, juru bicara dari salah satu bank besar di Indonesia tersebut enggan berkomentar.

Pun demikian, menurut M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII), jika ada gangguan di sistem layanannya, lembaga perbankan sebaiknya tak perlu tertutup kepada publik.

Justru sikap terbuka bank dapat menyelamatkan industri perbankan nasional dari ancaman serupa. "Jangan takut ditinggalkan nasabah, karena Anda pakai layanan teknologi apapun, harus disertai pula sosialisasi risikonya," tukasnya.

Pemkot Surabaya Harus Kelola Anarkisme Bonek

Aksi anarkisme suporter Surabaya, Bonek (bondo nekat) adalah bukti kesalahan Pemerintah Kota Surabaya dalam mengentaskan kemiskinan. Bonek seringkali hanya dimanfaatkan dan dieksploitasi secara politis.
"Mayoritas bonek adalah kaum urban atau masyarakat miskin. Ironisnya, Pemerintah Kota Surabaya tak serius memberdayakan mereka. Pemerintah Kota Surabaya seharusnya memberdayakan mereka dan tak justru membiarkan mereka menjadi bencana," kata pengamat sosial perkotaan Universitas Airlangga Surabaya, Suparto Widjoyo, Senin (25/1) di Surabaya.
Agar lebih teratur dan terorganisasi, Pemerintah Kota Surabaya sebaiknya memberikan fasilitas kendaraan khusus bagi Bonek, misalnya bus saat bertandang laga ke daerah lain. Lebih dari itu, pembinaan mental dan pendampingan juga harus dilakukan agar mereka lebih memiliki etika dan sikap menghargai terhadap klub maupun suporter lawan serta masyarakat.
Dari sisi mentalitas, Suparto menilai Bonek memiliki mental berani mati dan tak pernah takut dengan apa pun. Ini merupakan ciri khas dari masyarakat Surabaya. Tapi masalahnya, akibat beban kemiskinan, mental ini pada titik tertentu berubah menjadi sikap anarkisme .
Kegigihan dan keberanian masyarakat Surabaya tercermin pada zaman perjuangan, yaitu saat arek-arek Suroboyo yang dipimpin Bung Tomo dan berhasil menyobek bendera Belanda di Hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit). "Keberhasilan Bung Tomo dan arek-arek Suroboyo saat itu bukan karena taktik perang, tapi karena mereka tidak takut mati," ucapnya.
Menurut Suparto, mental seperti inilah yang juga muncul dalam diri para Bonek. Sayangnya, semangat ini kurang terkelola dengan baik sehingga cenderung mengarah pada tindakan yang tak terkontrol.

Tarif Kanci-Pejagan Bisa Capai Rp 21.000?

Jalan tol Kanci-Pejagan milik PT Bakrie Toll Road akan resmi beroperasi Selasa (26/1/2010) besok. Walau tarif resmi belum dirilis, sumber Kontan menyebutkan, tarif tol sepanjang 35 km tersebut akan mencapai Rp 627 per kilometer (km).
Jika benar tarifnya sebesar itu, pengguna tol harus membayar Rp 21.945 untuk melintasi ruas tersebut. Bandingkan dengan tarif tol Jakarta-Tangerang sepanjang 33 km yang tidak lebih dari Rp 4.000 untuk kendaraan golongan I.
Meski mengaku belum tahu besaran tarif yang akan dipakai untuk ruas Kanci-Pejagan, Hiramsyah S Thaib, Presiden Direktur PT Bakrieland Development, punya alasan soal kemungkinan perbedaan tarif antara tiap jalan tol. "Besaran tarif pasti mencerminkan besaran investasi yang dikeluarkan," ujarnya.
"Tapi, kewenangan tetap ada di tangan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT)," tambahnya.
Pembangunan tol yang melintasi Kanci (Cirebon) hingga Pejagan (Brebes) itu memang menelan biaya investasi tak sedikit. "Totalnya sekitar Rp 2,2 triliun," kata Nuzirman Nurdin, Sekretaris Perusahaan Bakrieland Development.
Sumber dana tol yang dibangun oleh PT Semesta Marga Raya (SMR), anak usaha PT Bakrie Toll Road, itu berasal dari kredit sindikasi yang dipimpin Bank Negara Indonesia (BNI). Kontraktor pembangunan fisiknya adalah PT Adhi Karya.
Awalnya, jalan tol ini ditargetkan bakal rampung sebelum Idul Fitri September lalu. Sayangnya target itu meleset.
Sumber Kontan di BPJT menyebutkan, hingga kini tarif masih dalam tahap pembahasan. "Biasanya, H-1 baru keluar tarif resmi, bahkan ada yang beberapa jam sebelum peresmian baru diumumkan besaran tarifnya," ujarnya.
Meski belum ada tarif resmi, dengan prediksi trafik 16.000 kendaraan sehari, Kanci-Pejagan bakal menjadi sumber pendapatan baru Grup Bakrie. Apalagi, selain membangun ruas jalan tol sepanjang 35 km tersebut, Bakrie Toll juga telah membangun jalur-jalur pipa di sepanjang tol itu yang bisa disewakan ke pihak lain.
Jadi, selain menikmati keuntungan dari operasional jaIan, Bakrie Toll juga akan mendapat pemasukan dari menyewakan jalur pipa di pinggir tol. "Kami sudah menyediakan tatakan untuk pipanisasi gas, saluran air, saluran kabel listrik dan telepon, serta jalur untuk fiber optic," ujar Hiramsyah.
Tak cuma itu, Bakrieland Development kini tengah menyiapkan hotel, pusat perbelanjaan, dan rest area di kawasan itu. Investasi awal sebesar Rp 15 miliar telah diguyurkan, sedangkan tahap kedua sebesar Rp 50 miliar telah disiapkan. "Semoga pertengahan 2011 nanti sudah bisa dibuka," kata Hiramsyah.

Mahasiswa Bandung Belum Pastikan Demo ke Jakarta

Bandung - Badan Eksekutif Mahasiswa Bandung Raya memastikan bakal ikut berunjuk rasa pada 28 Januari nanti, bertepatan dengan 100 hari pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Namun, soal pergi ke Jakarta belum dipastikan.
"Masih tentatif," kata Koordinator BEM Bandung Raya Ahmad Fakhruddin Isfron di sela aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung Sate Bandung, Senin (25/1).

Dia beralasan, belum adanya kepastian itu karena pengalamannya dihadang polisi dulu saat hendak ke Jakarta bergabung dengan aksi massa saat pelantikan Presiden SBY-Boediono. Saat itu 500 mahasiswa dari Bandung gagal ke Jakarta.

Fakhruddin menuturkan, di Unpad misalnya, polisi menghadang mahasiswa di gerbang kampusnya di Jatinangor, melarang bus yang disewa ke Jakarta. Sejumlah pool bus yang hendak disewa batal menjemput karena ditelepon polisi. Satu-satunya rombongan yang lolos dari UPI. "Itu pun mereka beralasan mau jalan-jalan ke Ancol," katanya.

Pengalaman itu, paparnya, membuat para mahasiswa masih merahasiakan jadi tidaknya bergabung dengan aksi mahasiswa di Jakarta pada 28 Januari nanti. Jika jadi berangkat, tuturnya, ada dua lokasi yang jadi sasaran unjuk rasa, yakni KPK dan Istana Presiden.

Senin ini, BEM Bandung Raya menggelar aksi unjuk rasa menyoal 100 hari pemerintahan SBY-Boediono. Para mahasiswa menuding pemerintahan SBY-Boediono belum memberikan perubahan signifikan. Mereka mencontohkan program yang disusun di awal pemerintahan tidak menjawab keinginan masyarakat.

Mahasiswa mendesak agar kasus Century segera dituntaskan. Pansus DPR didesak segera keluarkan rekomendasi, KPK diminta segera menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bail-out, serta Presiden didesak agar memberikan penjelasan tanpa perlu khawatir pemakzulan.
Dalam aksi itu mahasiswa mengacungkan plesetan poster film The Bank Job dengan gambar wajah pemainnya diubah dengan foto Boediono dan Sri Mulyani.

Mourinho: Cuma Kemenangan yang Memuaskan Saya

Milan - Laga Derby della Madonnina antara Inter Milan Vs AC Milan bakal berlangsung dini hari nanti. Pelatih Inter Jose Mourinho mengatakan hanya kemenangan yang akan memuaskannya.

"(Hasil yang bagus buat kami?) Cuma kemenangan. Bahkan hasil imbang takkan memuaskan saya," kata The Special One.

Mourinho mengatakan persiapan skuadnya pekan ini cukup baik meski ada beberapa pemain yang masih cedera. Ia juga mengatakan sudah mempelajari kekuatan Milan.

Penampilan Rossoneri belakangan memang tengah melonjak tajam dibandingkan awal musim, termasuk kekalahan 0-4 pada pertemuan pertama dengan Inter pada 29 Agustus lalu. Mourinho mengakui Milan saat ini bukanlah Milan yang ia hadapi enam bulan lalu.

"Mereka punya gaya permainan yang berbeda sementara Inter tidak (berubah). Kini mereka punya semua pemain kecuali (Gianluca) Zambrotta dan (Alexandre) Pato. Kami juga punya skuad yang berbeda karena cedera dan (Samuel) Eto'o di Piala Afrika," jelasnya.

Ia juga mengatakan selisih enam poin saat ini (46-40) tidak punya pengaruh dalam laga derby. "Derby adalah partai spesial meski selisih kami 20 poin sekalipun," katanya.

Mourinho juga enggan menyebut siapa yang akan juara di akhir musim nanti. Menurutnya semua tim akan berusaha keras memenangkan pertandingan demi memimpin klasemen di bulan Mei.

"Tim terbaik (di pertandingan ini) akan mendapat tambahan angka. Tim yang superior akan memangkan juara. Jika kami 3 poin lebih dari Milan, itu artinya kami lebih baik, tapi semuanya akan ditentukan bulan

Ketua DPR Mengaku Sudah Pamitan ke Pimpinan DPR

Jakarta: Ketua DPR Marzuki Alie mengaku sudah berpamitan kepada tiga pimpinan DPR lainnya lewat pesan singkat (SMS) sebelum mengikuti pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Bogor, Jawa Barat beberapa waktu silam. Dia menganggap itu sudah cukup.

"Itu sudah saya kasih tahu, saya kasih kabar lewat sms. Jadi sudah selesai," kata Marzuki ketika dihubungi wartawan, Senin (25/1).

Marzuki mengaku belum menjelaskan hasil pertemuan di Istana Bogor. Rencananya, permasalahan ini dibahas dalam rapat pimpinan DPR, Senin siang ini. Namun gagal karena mantan Sekjen DPP Demokrat itu pergi Umroh.

"Saya sedang Umroh, setelah itu langsung ke Uganda untuk acara pertemuan parlemen negara Islam sedunia. Pulang tanggal 2 Februari," terang Marzuki.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso merasa disepelekan oleh Marzuki. Pasalnya, kehadiran Ketua DPR itu di Istana Bogor tanpa sepengetahuan pimpinan DPR lainnya.
 
Toggle Footer
Obrolan